INFO HAJI

Idap Demensia, Dua JCH Batal Berangkat ke Tanah Suci

Laporan Agung Hari Baskoro | Minggu, 14 Juli 2019 | 14:50 WIB
Acub Zaenal Wakil Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Surabaya. Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Dua Jamaah Calon Haji (JCH) batal berangkat ke tanah Suci setelah diketahui mengidap Demensia oleh tim kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Surabaya. Kedua jamaah tersebut berasal dari kloter 14 asal Kabupaten Probolinggo dan kloter 20 asal Kabupaten Malang.

Acub Zaenal Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH menjelaskan, kedua jamaah yang telah berusia lanjut tersebut, diketahui mengalami gangguan memori setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan akhir oleh tim kesehatan PPIH.

Acup menambahkan, JCH bersangkutan dirujuk ke RSJ Menur untuk menjalani pemeriksaan lanjut dan menentukan gradasi dari demensia yang dialami.

"JCH yang ditunda berangkat ini kita konsultasikan dengan dokter psikiater di RSJ Menur. Gangguan memori atau biasa disebut demensia ini ada gradasinya, yakni ringan, sedang dan berat. Nah, JCH ini termasuk demensia berat," ujar dr Acub pada Minggu (14/7/2019).

Acub mengatakan, selain mengalami demensia berat, kedua JCH tersebut berangkat seorang diri tanpa pendamping sehingga dianggap tidak layak terbang. Pihak keluarga dari kedua JCH ini akhirnya terpaksa harus menjemput dan membawa pulang ke daerahnya masing-masing.

Sebagai informasi, selain menunda keberangkatan dua JCH akibat demensia, PPIH embarkasi Surabaya juga telah menunda keberangkatan dua wanita yang dinyatakan hamil dengan usia kehamilan dibawah 14 minggu.

Dua wanita hamil tersebut adalah Herlina Faisal Enek, kloter 7 asal Kabupaten Sumenep yang dinyatakan hamil 2 minggu, dan Pipit Handayani Lastro, kloter 18 asal Kabupaten Malang dengan usia kehamilan 6 minggu. Kedua suami dari masing-masing jamaah tersebut, akhirnya memutuskan untuk menunda keberangkatannya ke tanah suci pada tahun depan. (bas/tin)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.