INFO HAJI

Puluhan Tahun Mengayuh Becak, Matnasu Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 15 Juli 2019 | 20:52 WIB
Matnasu (71) warga Simo Hilir, Surabaya, tukang becak yang akan berangkat haji saat dalam rombongan Surabaya kloter 28 pada Senin (15/7/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Wajah sumringah terlihat pada diri Matnasu warga Simo Hilir, Surabaya. Bagaimana tidak, hasil kerja kerasnya selama ini mengantarnya untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Pria berusia 71 tahun itu masuk dalam rombongan Surabaya kloter 28 pada Senin (15/7/2019).

Menjadi tukang becak adalah mata pencahariannya sehari-hari untuk menghidupi keluarganya. Mengayuh ditengah panasnya Kota Surabaya itu, sudah ia lakoni sejak 1997. Sedikit demi sedikit, ia menyisihkan hasil jerih payahnya untuk ditabung.

Namun, hasil menarik becaknya itu diakui Matnasu tidak seberapa banyak. Kalau dulu saat masyarakat masih ramai menggunakan becak, penghasilannya terbilang cukup banyak. Per harinya, dia bisa membawa pulang uang mulai Rp50-Rp100 ribu.

Tapi sekarang, kata dia, itu sudah berbeda. Banyaknya moda transportasi yang lebih cepat dan murah, membuatnya kalah saing. Dia harus puas dengan pendapatan Rp30-50 ribu per harinya. Meski demikian, semangatnya untuk menabung demi menunaikan rukun islam ke lima, tak pernah surut.

"Gak nentu dapat berapa. Pokoknya ya saya simpan dikit-dikit dari hasil becak. Karena kan sekarang gak ramai kayak dulu. Ada angkot, ojek. Terus hasilnya ikut arisan juga dikumpulin. Sekitar tahun 2010 itu saya daftar haji," kata Matnasu, saat ditemui suarasurabaya.net, di Asrama Haji.

Kakek dengan 9 anak dan 20 cucu ini mengatakan, tahun ini ia berangkat bersama anak dan menantunya. Dia mengaku telah mempersiapkan segala hal, baik kebutuhannya selama di Tanah Suci dan kesiapan fisiknya saat menjalankan ibadah haji.

Dia berharap, ibadahnya kali ini berjalan lancar. Selain itu, dia bersama anak dan menantunya bisa selamat saat berangkat dan pulang kembali ke tanah air.

"Istri saya sudah meninggal. Dia lah yang membantu saya menyisihkan uang untuk haji. Saya berharap, ibadah haji ini lancar. Kemudian selamat dunia akhirat," kata dia. (ang/tin/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.