INFO HAJI

Tiba di Surabaya, Jamaah Haji Wajib Jalani Tes Kesehatan

Laporan Agung Hari Baskoro | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:36 WIB
Jamaah haji yang tergabung dalam kloter satu sampai tiga tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Minggu (18/8/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jamaah haji yang tergabung dalam kloter satu sampai tiga telah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Minggu (18/8/2019). Tiga kloter itu masing-masing kloter 1 dari Magetan, kloter 2 dari Ngawi, Ponorogo, Surabaya, dan kloter 3 dari Ponorogo. Kloter pertama tiba di Surabaya pada pukul 05.00 WIB. Sedangkan kloter dua tiba pukul 08.00 WIB, dan kloter tiga pukul 12.00 WIB.

Setelah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, mereka terlebih dulu dibawa ke Hall Mina. Jamal Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji mengatakan, sebelum pulang ke rumah masing-masing, mereka akan dicek dokumen dan kondisi tubuh, serta pembagian lima liter galon air zam-zam.

"Pulang dalam keadaan sehat wal afiat. Berangkat utuh, pulang juga utuh. Mudah-mudahan menjadi haji mambrur. Alhamdullilah telah menunaikan ibadah hajinya dalam keadaan sempurna," ujar Jamal pada Minggu (18/8/2019).


Jamaah haji yang tergabung dalam kloter satu sampai tiga menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Minggu (18/8/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Pengecekan kesehatan dilakukan menggunakan thermal body scanner. Alat ini digunakan untuk mengecek kondisi suhu tubuh jemaah. Jika suhu di atas 37,5 derajat, maka akan ada pemeriksaan lebih lanjut.

Budi Hidayat Kepala Bidang Kesehatan PPIH mengatakan, ada tiga penyakit yang diwaspadai ikut terbawa para jemaah. Penyakit tersebut yaitu Mers-Cov, Meningitis, dan Ebola.

"Ebola merebak di Afrika. Kita tahu banyak orang Afrika haji dan datang kesana. Tiga penyakit itu yang kita waspadai," pungkasnya. (bas/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.