INFO HAJI

Menpora Usulkan Rumah Barokah untuk Pasutri Jamaah Haji

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:26 WIB
Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat di Asrama Haji Sukolilo, Senin (19/8/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengatakan, pemerintah Arab Saudi agar memperluas maktab (kantor urusan haji) dan memperbaiki toilet yang ada di Mina, Makkah. Sebab, tahun depan kuota jemaah haji Indonesia ditambah 10 ribu.

"Tahun depan kita mendapat tambahan kuota 10 ribu, maka tahun depan harus ada perluasan maktab di Mina, toiletnya juga diperbaiki. Tentunya ini kewenangan pemerintah Arab Saudi agar dipikirkan serius. Supaya jamaah lebih bisa sempurna lagi, berwudlu, mandi, menjemur pakaian ihromnya susai melempar jamarat," kata Nahrawi di Asrama Haji Sukolilo, Senin (19/8/2019).

Evaluasi berikutnya, kata Nahrawi, dengan adanya kebijakan pemisahan tempat tidur antara jamaah laki-laki dan perempuan di Makkah maupun Madinah, ke depan harus dipikirkan tentang solusi bagi yang berkeluarga.

"Harus ada namanya rumah barokah, ini penting agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bersama. Itu salah satu kegelisahan jamaah yang sudah berkeluarga," katanya.

Sekadar diketahui, Imam Nahrawi pulang dari Tanah Suci hari ini. Nahrawi tiba di Debarkasi Surabaya di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya sekitar pukul 13.00 WIB bersama Kloter 6.

Nahrawi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji baik yang ada di embarkasi maupun di tanah suci atas pelayanannya yang baik di musim haji. Menurutnya, jamaah merasakan keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan pelayanannya memuaskan.

"Terima kasih pembimbing jamaah baik dari PPIH dan KBIH totalitas membimbing jamaah menyempurnakan rukun wajib haji," katanya.

Nahrawi juga memberikan kesan pelayanan yang diberikan panitia haji sangat baik tahun ini. Dia berharap tahun berikutnya lebih baik lagi.

"Saya memiliki kesan, pelayanan haji dari tahu ke tahun lebih baik. Tamu betul-betul menjadi tamu Allah yang dilayani. Tidak hanya soal konsumsi tapi juga maktab lebih baik lagi. Kemudian, prosesi dari Arafah, Muzdalifah dan Mina, sudah terlayani dengan baik," katanya. (bid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.