INFO HAJI

Arab Saudi Catat Jamaah Haji Tahun Ini 2,4 Juta Terbanyak dari Asia

Laporan Dwi Yuli Handayani | Minggu, 25 Agustus 2019 | 21:13 WIB
Ilustrasi. Foto: dok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Badan Statistik Arab Saudi belum lama ini merilis data jumlah jemaah haji pada musim haji tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi dan mencatat jumlah total haji tahun ini berjumlah 2.489.406 orang dan terbanyak dari kawasan Asia.

Arab Saudi merilis data tersebut dari Mekkah seperti dilansir Antara, setelah musim haji selesai dan menyatakan total jamaah tahun 1440 H meningkat dibanding musim haji tahun 1439 H yang jumlah kala itu 2.371.675 orang.

Tahun ini, meningkat sebesar 117.731 orang dengan persentase kenaikan 4,96 persen.

Dari jenis kelamin, jamaah haji pria mendominasi dengan 1.385.234, dan jamaah haji perempuan 1.104.172 orang.

Adapun sebaran jumlah jamaah haji berdasarkan benua atau kawasan, dari negara Arab Majelis Ta'awun (Arab Saudi, Oman, UAE, Kuwait, Bahrain) berjumlah 31.884 (2 persen), negara Arab Non-Majelis Ta'awun 414.750 (22 persen), Afrika di luar Arab 187.814 (10 persen), Amerika Utara-Selatan Australia 26.892 (1 persen), Asia 1.126.633 (61 persen), dan Eropa 67.054 (4 persen).

Sementara dari aspek transportasi kedatangan jamaah ke Tanah Suci, kedatangan menggunakan pesawat mendominasi dengan 1.741.568 orang. Disusul kapal laut 17.250 orang, dan melalui jalur darat 96.209 orang.

Secara umum, Arab Saudi mengerahkan 350.830 petugas selama musim haji 1440 H meliputi petugas keamanan, administrasi pemerintahan, dan urusan khusus.

Sri Ilham Lubis Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama RI mengatakan, dari sisi jumlah, Indonesia menempati peringkat terbanyak dengan kuota 231.000 kursi tahun ini.

"Namun dari sisi penyelenggaraan haji, Indonesia banyak mendapatkan apresiasi dari sisi pengelolaan yang rapi dan jamaahnya yang tertib dan santun," katanya. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.