JAZZ TRAFFIC

Tribute to Djaduk, Idang Bawa Lukisan Wajah Djaduk Ferianto

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 16 November 2019 | 20:55 WIB
Idang Rasjidi membawa lukisan wajah almarhum Djaduk Ferianto ke atas panggung Ngayogjazz, Sabtu (16/11/2019). Foto: totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Seniman punya banyak cara mengungkapkan duka. Idang Rasjidi musisi jazz senior Indonesia membawa lukisan wajah Djaduk Ferianto ke atas panggung Ngayogjazz, sebagai ungkapan duka atas meninggalnya sang sahabat.

"Ini ungkapan kehilangan sekaligus duka yang saya rasakan atas kepergian Djaduk. Diatas panggung ini, Djaduk menemani saya memainkan musik. Ini buat Djaduk," ujar Idang, Sabtu (16/11/2019).

Diiringi petikan gitar Oele Pattiselanno dan beberapa musisi jazz muda indonesia, Idang menyanyikan komposisi ciptaan Armada yang berjudul Mau Dibawa Kemana.

Lagu pop yang dimainkan dengan sentuhan jazz lebih kental tersebut memberikan keleluasaan buat Idang untuk mengajak 'Djaduk' seakan berduet bersamanya.


"Saya langsung setuju waktu kawan-kawan menyampaikan akan menampilkan komposisi bebas buat Djaduk sebagai ungkapan duka. Dan inilah kemudian yang kami persembahkan buat Djaduk," tambah Idang yang kali ini tidak memainkan piano atau keyboard seperti biasanya.

Menjelang bagian akhir penampilannya, Idang memanggil Petra istri mendiang Djaduk Ferianto ke atas panggung dan bernyanyi bersama, menuntaskan komposisi Mau Dibawa Kemana versi jazz.

Penampilan Idang Rasjidi kali ini secara khusus dipersembahkan untuk Almarhum Djaduk Ferianto sebagai inisiator Ngayogjazz yang setiap tahun hadir di Jogyakarta.

Tahun ini, Ngayogjazz hadir di Kwagon, Sidorejo Godean Sleman. Menghadirkan 7 panggung yang diisi musisi jazz dari berbagai generasi.(tok)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.