KAMPOENG MEDIA

Kunjungi SS, DIS Bagikan Tips Hidup Tenang Ala Dahlan Iskan

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:46 WIB
Dahlan Iskan saat talkshow bersama penyiar di Radio Suara Surabaya Selasa (29/1/2019). Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Dahlan Iskan Mantan Menteri BUMN RI periode 2011-2014 yang sekarang kembali terjun ke dunia jurnalistik, merasa memiliki hidup yang lebih tenang dari sebelumnya ketika berada dalam dunia politik.

Mantan CEO Jawa Pos ini memberikan beberapa tips untuk mewujudkan pikiran yang tenang, ditengah caosnya situasi kehidupan.

Yang pertama, adalah dengan menahan diri terhadap berbagai hal yang bersifat candu, salah satunya mengurangi intensitas menggunakan aplikasi pesan singkat tanpa keperluan yang penting.

"Satu jam nggak buka, besoknya satu setengah jam, minggu depannya coba satu minggu. Saya kira hidup anda akan tenang," katanya ketika berkunjung ke Radio Suara Surabaya, Selasa (29/1/2019).


Yang kedua, adalah dengan menguraikan masalah dengan membuat skala prioritas. Ia menjelaskan, cara yang paling efektif adalah dengan menuliskan isi kepala yang carut marut ke dalam secarik kertas.

"Coba ambil kertas, tulis masalahnya. Lalu kemudian urutkan dari masalah yang terberat ke yang sebenarnya ringan tapi ikut menyumbang keruwetan di kepala kita," jelasnya.

Kemudian, Ia menganjurkan untuk membiasakan diri untuk menginventarisasi masalah. Dan juga membuat skala prioritas dalam memecahkan berbagai permasalahan dalam kehidupan.

Sekedar diketahui, Dahlan Iskan sekarang tengah aktif menulis berbagai hal di website pribadinya disway.id, topik yang Ia tulis beragam, mulai dari teknologi, moneter, perdagangan, dan orang-orang menginspirasi.

"Karena bagaimanapun darah saya adalah wartawan," ungkapnya. (wil/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.