KAMPOENG MEDIA

Siswa SDI Al Azhar Kelapa Gading Belajar Jadi Penyiar

Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 13 Februari 2019 | 15:02 WIB
Siswa SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya sangat antusias saat melihat proses siaran di ruang gatekeeper Radio Suara Surabaya, Rabu (13/2/2019). Foto: Wilys untuk suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Radio Suara Surabaya kembali mendapat tamu istimewa dari siswa Sekolah Dasar Islam Al Azhar Kelapa Gading Surabaya (SDI Alazka), Rabu (12/2/2019). Siswa yang mendapat kesempatan berkunjung kali ini adalah siswa kelas empat.

Antok salah satu guru pendamping mengatakan, kunjungan ini dalam rangka pengenalan profesi kepada anak-anak, khususnya profesi sebagai penyiar radio.

"Selama ini kita belajarnya hanya di kelas, jadi ini salah satu proses outing class atau pembelajaran di luar kelas. Dimaksudkan supaya siswa bisa secara langsung tahu dan belajar menjadi penyiar radio," ungkapnya.

Sejumlah 65 siswa dibagi menjadi dua kelompok yang berkunjung ke Radio Suara Surabaya dan She Radio secara bergantian. Mereka diterima oleh tim promosi Suara Surabaya Media dan diajak berkeliling ke ruang gatekeeper dan news room untuk tahu secara langsung proses penyiaran berita di Radio SS.


Siswa SDI Al Azhar Kelapa Gading saat mendengar penjelasan dari tim di ruangan news room Radio Suara Surabaya Foto: Wilys untuk suarasurabaya.net

Kunjungan ini adalah kali ketiga SDI Alazka ke Suara Surabaya Media, sebelumnya siswa kelas dua dan kelas empat juga pernah berkesempatan berkunjung ke SS Media.

"Anak-anak terutama yang ingin menjadi penyiar diharapkan lebih mantap untuk menggeluti dunia tersebut. Kebetulan di Al Azhar juga ada ekstra presenter," kata Antok.

Arya salah satu siswa yang berkunjung ke SS mengungkapkan, sangat senang bisa berkesempatan untuk melihat langsung proses siaran di Radio SS.

"Seru dapat ilmu dan cara untuk menjadi penyiar radio. Terus senang sekali dari dulu ingin kesini ketemu Om Iman (salah satu penyiar SS,red)," katanya.

Ia juga berkata sering mendengarkan radio ketika berada di mobil bersama orang tuanya, hal itulah yang menambah keinginannya untuk menjadi penyiar radio ketika besar nanti.

"InsyaAllah kalo bisa pengen jadi penyiar. Di jalan juga dengerin radio terus karena sering naik mobil sama ayah dan mama," ungkapnya. (wil/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.