KAMPOENG MEDIA

CRI Ingin Sebarkan Konten Siaran Lewat Radio Suara Surabaya

Laporan Agustina Suminar | Senin, 18 Februari 2019 | 10:15 WIB
Restu Indah (kiri), Zhu Funning (tengah) dan Iman Dwihartanto (kanan) saat berada di Kantor Radio Suara Surabaya, Senijn (18/2/2019). Foto: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - China Radio International (CRI) Indonesia ingin menjalin kerjasama dengan Radio Suara Surabaya untuk dapat menyebarkan konten siarannya ke seluruh warga Surabaya.

Zhu Funning Indonesia Bureau Correspondent mengatakan, pihaknya ingin agar berbagai informasi dari China yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia ini, dapat lebih didengar oleh masyarakat luas.

"Kami ingin menjalin kerjasama dengan media-media di Indoneisa, dulu kami sudah kerjasama dengan Radio Elshinta dan siaran kami disiarkan ke Elshinta setiap harinya, dan kami rasa hasilnya bagus jadi lebih ingin menyebarkan ke seluruh Indonesia," kata Zhu Funning saat di Kantor Radio Suara Surabaya, Minggu (18/2/2019).

Menurutnya, Radio Suara Surabaya dipilih karena memiliki dampak yang besar dan pendengar yang sangat loyal di Indonesia. Untuk itu, ia ingin melihat proses produksi sekaligus berdiskusi mengenai banyak hal tentang radio di Surabaya dan dim China.


Ia juga memuji cara Radio Suara Surabaya memperluas jangkauan dengan memanfaatkan berbagai platform, salah satunya media sosial.

"Saya lihat di Suara Surabaya ini multimedia, bahkan lebih efektif dari CRI. Tapi CRI beda fungsinya, kalau CRI siaran luar negeri, kalau Suara Surabaya lebih ke interaksi dengan warga lokal. Jadi kami ingin menyampaikan informasi soal Tiongkok lewat Suara Surabaya," ujarnya.

Jaringan radio terbesar di Republik Rakyat Tiongkok dan dunia sendiri untuk saat ini telah memiliki 65 lebih bahasa yang disiarkan di banyak negara. Sedangkan di Indonesia, CRI baru membuka cabang di Jakarta pada 1 Januari 2018 lalu.(tin)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.