KAMPOENG MEDIA

RRI PRO-3 Jakarta Studi Banding Manajemen Penyiaran ke Suara Surabaya

Laporan Ika Suryani Syarief | Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:03 WIB
Arita Mulat Kristianadewi Kasi Perencanaan dan Evaluasi Program Pusat Pemberitaan LPP RRI, Yedi Yulistiadi Kasi Redaksi dan Pengembangan Berita Pusat Pemberitaan LPP RRI, dan Husin Rahanjamtel Kasi Jaringan dan Multimedia Pusat Pemberitaan LPP RRI saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Kamis (31/10/2019). Foto: Didik suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tiga orang perwakilan Radio Republik Indonesia (RRI) Programa 3, Jakarta, melakukan studi banding manajemen penyiaran ke Radio Suara Surabaya selama tiga hari, mulai 31 Oktober 2019 sampai 2 November 2019.

Ketiganya yaitu Arita Mulat Kristianadewi Kasi Perencanaan dan Evaluasi Program Pusat Pemberitaan LPP RRI, Yedi Yulistiadi Kasi Redaksi dan Pengembangan Berita Pusat Pemberitaan LPP RRI, dan Husin Rahanjamtel Kasi Jaringan dan Multimedia Pusat Pemberitaan LPP RRI.

Setibanya di Suara Surabaya pada Kamis (31/10/2019) sore, rombongan radio jaringan berita nasional ini langsung diterima Errol Jonathans Direktur Utama Suara Surabaya Media, Bagus Ardianto Manajer Teknik Suara Surabaya, dan Eddy Prastyo Manajer New Media Suara Surabaya.

Pertukaran ilmu kali ini diawali dengan melihat langsung proses pengolahan informasi dan data dari masyarakat dan narasumber di ruangan Gate Keeper Suara Surabaya.


Errol Jonathans Direktur Utama Suara Surabaya Media mengatakan bahwa informasi dan berita di Suara Surabaya memang selalu diberitakan sesegera mungkin (Breaking News). "Tidak perlu menunggu karena kita kejar-kejaran dengan informasi di internet handphone," ujarnya

Selain itu Suara Surabaya juga menganut konsep Good News is Good News. "Kalau Bad News, kita carikan solusi konkretnya," kata Errol.


Perwakilan Radio Republik Indonesia (RRI) Programa 3, Jakartadi ruang Gate Keeper Radio Suara Surabaya, Kamis (31/10/2019). Foto: Didik suarasurabaya.net

Setelah dari ruang GK, tim RRI menyempatkan diri berbincang singkat di udara bersama Hendra, penyiar Suara Surabaya. Yedi Yulistiadi Kasi Redaksi dan Pengembangan Berita Pusat Pemberitaan LPP RRI mengatakan bahwa Suara Surabaya dipilih sebagai jujugan studi banding karena ada ilmu yang cukup besar di Suara Surabaya.

"Teknologinya luar biasa. Terasa semangat kerjanya, enjoy dan disiplin. Makanya gak heran kalau pendengar Suara Surabaya begitu banyak di Jawa Timur," ucap Arita.

"Saya dengar Radio Suara Surabaya seharian. Ternyata luar biasa," kata Husin, menambahkan.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan tim Suara Surabaya mengenai aplikasi Traffic Report Suara Surabaya dan sejumlah pembahasan umum mengenai Radio Suara Surabaya,

Kunjungan rencananya akan dilanjutkan pada Jumat (1/11/2019) dengan agenda pembahasan lebih detail mengenai perkembangan siaran dan teknik di Suara Surabaya.(iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.