Selasa, 25 Juni 2024

Asrama Haji Surabaya Telusuri Proses Hilangnya Jemaah saat Hendak Berangkat ke Bandara Juanda

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Abdul Haris Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya saat memberi keterangan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (21/5/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Abdul Haris Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyatakan, saat ini pihaknya tengah menelusuri proses sempat hilangnya jemaah haji yang berada di Asrama Haji Surabaya.

“Ini satu peristiwa yang tidak boleh terjadi lagi, maka kami setelah ini melakukan investigasi tentang keamanan, kita sudah punya SOP tentang keamanan itu,” katanya di Asrama Haji Surabaya, Selasa (21/5/2024).

Sakir, jemaah haji asal Jember yang sempat hilang keluar Asrama Haji Surabaya akhirnya kembali ke asrama setelah ditemukan dan dijemput petugas. Sakir saat kembali bertemu istrinya yang menangis haru di Asrama Haji, Selasa (21/5/2024). Foto: Istimewa

Ia mengatakan, masuk dan keluar di Asrama Haji memiliki akses yang ketat. Tetapi, saat itu salah satu jemaah haji bisa keluar. Oleh karena itu, pihaknya akan menelusuri lebih dalam lagi proses kejadiannya.

“Sedang kita investigasi apakah pada saat keluar itu sedang memakai jaket, jas, sehingga seperti petugas yang keluar, atau seperti apa sedang kita lakukan investigasi,” tuturnya.

Pada saat kejadian tersebut, lanjut dia, Satpam yang bertugas juga tidak tahu, sehingga pihaknya akan menelusuri lagi.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan keamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jadi ada aturannya, setiap jemaah haji itu tidak boleh keluar apapun alasannya, kecuali untuk pemeriksaan kesehatan. Dan pemeriksaan kesehatan pun, di sini sudah di lingkup embarkasi. Seandainya harus ke rumah sakit, maka lewatnya bukan di jalan luar itu, tapi kita sudah punya jalur tersendiri,” jelasnya.

Seperti diketahui, jemaah haji asal Jember yang keluar asrama haji hingga ke kawasan Lebak Indah dan Bogorami Surabaya tersebut setelah diperiksa mengalami demensia ringan. Ia keluar pada siang hari dan berhasil ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat ini, jemaah haji asal Jember kloter 40 itu pada Selasa (21/5/2024) malam ini sudah berangkat ke Bandara Juanda menuju Tanah Suci. Ia dinyatakan layak berangkat, tetapi tetap butuh pendampingan secara intensif. (ris/ipg)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version