Rabu, 19 Juni 2024

HUT ke-731, Pemkot Targetkan Surabaya Jadi Kota Wisata Menarik

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Momen jajaran Pemkot dan DPRD Kota Surabaya nguleg rujak raksasa di Festival Rujak Uleg, Minggu (19/5/2024). Foto: Meilita suarasurabaya.net Momen jajaran Pemkot dan DPRD Kota Surabaya nguleg rujak raksasa di Festival Rujak Uleg, Minggu (19/5/2024). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Menapaki usia ke-731 pada Jumat (31/5/2024) besok, Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan Surabaya menjadi kota wisata yang menarik.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, ada banyak acara yang digelar untuk mengisi perayaan ulang tahun.

Mulai pengajian, selawat bersama, Festival Rujak Uleg, hingga Surabaya Vaganza. Ia ingin rangkaian ini tak berhenti di sana, tapi bisa menjadi tujuan wisata menarik bagi wisatawan.

“Jadi Kota Pahlawan ini tidak hanya sebagai kota jasa, tetapi bagaimana menjadi kota wisata yang menarik orang. Karena itu kenapa ada Kota Lama dan ada susur sungai yang berbeda, dengan lampion-lampion yang berbeda,” ungkap Eri lewat keterangan pers, Kamis (30/5/2024).

Eri ingin tempat-tempat di Surabaya jadi yang dirindukan wisatawan untuk kembali datang.

“Kalau kita mau ke Tunjungan itu sekarang kangen terus, banyak orang mejeng di Jalan Tunjungan itu,” sebutnya.

Eri menyatakan bahwa target itu juga harus didukung dengan warga yang siap menyambut wisatawan seperti kota peradaban.

“Jadi peradaban itu di mana orangnya yang ramah, ketika ada orang lewat atau bertamu saling menyapa, saling membantu, dan membangun Surabaya bersama warganya,” ujarnya.

Ia berharap warga bisa menjaga Kota Surabaya dengan rasa kekeluargaan, gotong royong, dan toleransi.

Selain itu, masih banyak pekerjaan rumah Kota Surabaya, mulai penanganan banjir, kemacetan, penyelesaian saluran air, penataan kota lama, stunting, Kampung Madani, hingga warga miskin di Surabaya.

“Perjuangan kita sangat luar biasa, matur nuwun warga Surabaya, karena telah mampu menurunkan kemiskinan dan stunting. Ada tiga lagi permasalah di kota besar, satu yang sudah kita selesaikan adalah soal sampah. Nah kini soal banjir dan kemacetan. Kemacetan, Insya allah di tahun 2027, akan ada LRT yang menghubungkan Surabaya – Sidoarjo – Gresik – Lamongan,” harapnya. (lta/saf/ipg)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version