Rabu, 19 Juni 2024

Indonesia Kembali Ajak China Kolaborasi dan Berinvestasi Kembangkan Kecerdasan Buatan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Budi Arie Setiadi Menkominfo berfoto bersama Shan Zongde Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi China dalam pertemuan bilateral di Jenewa, Swiss, Senin (27/5/2024). Foto: Antara/ Kemenkominfo

Budi Arie Setiadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mewakili Pemerintah Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan perwakilan China, mengajak negara Tirai Bambu itu berkolaborasi dan berinvestasi mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Melansir Antara, pertemuan bilateral antara Indonesia dan China tersebut berlangsung sebagai bagian dari kegiatan kunjungan kerja Menkominfo di Jenewa, Swiss, Senin (27/5/2024) kemarin.

Ia berdiskusi dengan Shan Zhongde, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China beserta jajarannya membahas kolaborasi tersebut.

Secara umum, Budi Arie memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia dalam pengembangan AI dan investasi SDM. Sebagai talenta digital, Indonesia diyakini bakal membawa kemajuan untuk munculnya inovasi lainnya dari AI.

Salah satu yang dibahas ialah cara Indonesia memanfaatkan AI untuk memaksimalkan ekonomi digital, sehingga dapat melaju dari negara berkembang menjadi negara maju.

Dari sisi regulasi, Indonesia juga mulai merancang aturan jelas untuk pengembangan inovasi AI, dan salah satunya juga diwujudkan dengan merilis kode etik pemanfaatan AI bagi pelaku industri.

Situasi dan potensi tersebut diharapkan Budi Arie dapat menarik minat China untuk bisa mendukung pengembangan digitalisasi Indonesia lewat AI khususnya di daerah-daerah pedalaman Indonesia.

Untuk menguatkan ajakan itu, Budi juga Arie telah merencanakan kunjungan kerja ke Shanghai untuk mendalami kerja sama bidang digital dengan China.

“Semoga pertemuan ini membawa kerjasama yang lebih baik untuk kesuksesan bersama,“ kata Budi.

Meresponi ajakan tersebut, Shan Zhongde Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi China menyatakan negaranya tertarik mendukung Indonesia dalam transformasi digital

Tidak cuma pengembangan di bidang AI, tapi juga mendukung dari sisi konektivitas dengan pemanfaatan teknologi 5G dan 6G di sektor telekomunikasi.

Dia berharap Indonesia mengirimkan delegasi dalam forum internasional tentang industri digital dan AI yang akan dihelat pada awal September tahun ini di negaranya.

“Kami mengharapkan kerja sama mengenai pemanfaatan AI demi kemajuan rakyat masing-masing negara,” ucapnya. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version