Sabtu, 20 Juli 2024

Kapolda Jatim Targetkan Nol Kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Apel Operasi Ketupat Semeru 2024 di lapangan Mapolda Jawa Timur, Rabu (3/4/2024). Foto: Humas Polda Jatim.

Irjen Pol Imam Sugianto Kapolda Jawa Timur menargetkan nol angak kecelakaan selama operasi Ketupat Semeru 2024 yang berlangsung 3-16 April dalam momen mudik Lebaran.

Berbagai skema telah disiapkan Polda Jatim dan Polres jajaran untuk merealisasikan target nol kecelakaan.

Instruksi Kapolda Jatim itu disampaikan waktu menggelar apel Operasi Ketupat Semeru di mapolda pada Rabu (3/4/2024) sore.

Imam menyatakan, pihaknya akan menerjunkan 16.000 lebih personil gabungan untuk melalukan pengamanan selama operasi berlangsung. Selain itu Polda Jatim juga menggagas aplikasi Mahameru Qutick Respon untuk memantau kondisi lalu lintas.

“Target kami dalam operasi selama dua minggu ini kalau bisa zero (nol) kecelakaan,” kata Kapolda Jatim dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

Dalam momen mudik tanun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi ada 71,7 persen atau 193 juta pergerakan masyarakat yang mudik. Dari angka tersebut 16 persen atau 31 juta masyarakat menuju ke Jatim.

Mengingat begitu besarnya pemudik yang menuju ke Jatim, Imam menyebut salah satu titik rawan adalah tol perbatan Jatim dan Jateng. Yakni ruas tol Ngawi KM 498.

Kata Kapolda Jatim, pemudik memiliki kecenderungan sudah merasa dekat dengan tujuannya bila memasuki tol Ngawi.

Sementara kondisi jalan di KM 498 cenderung lurus dan berpotensi membuat pengendara menjadi Higway hypnosis atau kehilangan konsentarsi, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.

“Arus mudik dan balik jadi atensi di Jatim di Jalan Tol Ngawi. Masyarakat yang gunakan sarana Tol kalau masuk Ngawi KM498 biasanya merasa sudah dekat Surabaya,” kata Imam.

Oleh sebab itu Imam mengimbau supaya pemudik memanfaatkan rest area yang berada di kawasan tol Ngawi KM 498.

“Itu titik sering kecelakaan, sehingga masyarakat yang gunakan jalan tol akan kami paksa ke rest area, nanti ada petugas yang mengarahkan agar istirahat sejenak,” tambah jenderal dua bintang emas ini.

Selain memberikan fokus di lalu lintas jalur darat, Polda Jatim juga memberikan atensi penguraian kepadatan di titik penyebrangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Untuk mengurai kemacetan, pihak ASDP telah menambah tiga armada. Kemudian, yang juga jadi atensi adalah kawasan wisata. Khususnya di Malang Raya, termasuk wilayah Bromo.

Iman juga mengimbau masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi supaya selalu mematuhi rambu lalu lintas.

Kemudian mengecek kesehatan, mengecek kesiapan kendaraan sehingga tidak terjadi kecelakaan.

“Kita sudah siapkan pengamanan dengan pasukan pengurai kemacetan. Kita akan menggunakan skema tutup buka. Contoh, sudah kita skenariokan Tumpang – Bromo Hillside kendaraan yang boleh masuk 500, setelah masuk 500 menggunakan cek angka kita tutup, kemudian yang didalam kita imbau kembali cepat setelah menikmati keindahan alam,” ucap polisi berpangkat bintang dua itu. (wld/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Kurs
Exit mobile version