Rabu, 19 Juni 2024

Korban Ungkap Kronologi dan Ciri Pelaku Penembakan OTK di Lidah Wetan Surabaya

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Pria berinisial K, usia 61 tahun, yang merupakan warga Babatan menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di sekitar Lidah Wetan, Kota Surabaya. Foto: Wildan suarasurabaya.net

Pria berinisial K, usia 61 tahun, yang merupakan warga Babatan menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di sekitar Lidah Wetan, Kota Surabaya. Dia menceritakan kronologi yang menimpanya pada Senin (20/5/2024) sekitar pukul 04.30 WIB.

Pria 61 tahun yang bekerja sebagai tukang sampah itu mengatakan, penembakan menggunakan peluru plastik itu terjadi sewaktu selesai membuang sampah. Tiba-tiba ia dipepet mobil warna hitam.

“Saya dipepet terus kacanya buka. Lampunya (di dalam mobil) dimatikan,” kata Kusharto, ketika ditemui di rumahnya, Jumat (24/5/2024).

Kemudian, lanjut Kusharto, terlihat seseorang yang duduk di kursi tengah penumpang mengeluarkan pistol dan menembaknya dua kali. Korban pun langsung berteriak setelah menerima dua tembakan.

“Dak! dak! dua kali langsung mengeluarkan api (tembakan). Jaraknya dua meteran. Penembaknya di kursi penumpang,” katamya.

Mobil hitam itu pun langsung tancap gas ke arah traffif light (TL) srikandi. Sementara Kusharto yang masih shock dan menepi ke pinggir jalan sambil berusaha menahan perihnya peluru plastik yang melesat ke perut dan rusuknya.

Bahkan bajunya sampai bolong akibat tembakan itu. “Rasanya perih panas, kaosnya juga bolong. Baru saya teriak tolong-tolong, tapi sepi enggak ada orang,” ujarnya.

Pria berinisial K, usia 61 tahun, yang merupakan warga Babatan menunjukkan bekas luka tembakan di badannya. Foto: Wildan suarasurabaya.net

Korban sempat kebingungan kenapa secara tiba-tiba ditembak oleh OTK. Sebab dirinya mengaku tidak punya masalah atau musuh dengan orang lain dalam beberapa waktu kebelakang.

Lantas ia menyebut ciri-ciri pelaku yang dilihatnya sepintas. “Enggak ada (masalah sama orang lain), pelakunya enggak kenal. Wajahnya agak putih sama lebih muda, bagus mobilnya, senjatanya pistol,” ungkapnya.

Di sisi lain Kompol Slamet Agus Sumbono Kapolsek Wiyung mengatakan, pihaknya telah melakukan proses pendalaman terkait peristiwa tersebut.

“Saat kejadian tidak ada saksi sama sekali. Lalu untuk CCTV juga masih kita cari, kami sudah susuri jalanya. Mohon doanya agar pelaku cepat tertangkap,” ucap Agus.(wld/bil/iss)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version