Minggu, 21 Juli 2024

Netanyahu Bantah Ada Perang Saudara di Israel

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel tiba untuk menghadiri pertemuan fraksi partai Likud di Knesset, parlemen Israel, di Yerusalem, Israel, Senin (20/5/2024). Foto: Reuters

Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel meyakinkan tidak akan ada perang saudara di Israel, di tengah protes massa yang menuntut pengunduran dirinya.

“Perpecahan adalah kelemahan. Persatuan adalah kekuatan,” kata Netanyahu dilansir dari Antara, Rabu (19/6/2024).

Dia menegaskan tentara Israel terus berjuang di garis depan. Di selatan, berupaya menyingkirkan kelompok pejuang Palestina, Hamas, dan membebaskan semua warga Israel yang disandera.

Sementara di utara yang berbatasan dengan Lebanon, pasukan Israel memerangi gerakan Hizbullah untuk mengembalikan semua penduduknya ke rumah-rumah mereka.

Di timur, ujar Netanyahu, Israel berusaha mencegah Iran mengepung dan memperoleh senjata nuklir yang dirancang untuk menghancurkan Israel.

“Tetapi ada satu perang yang tidak bisa dan tidak boleh terjadi—tidak akan ada perang saudara,” kata Netanyahu.

Ribuan warga Israel menggelar protes menuntut pemilihan umum lebih awal dan pertukaran sandera dengan Hamas, yang diyakini menyandera lebih dari 120 warga Israel.

Kelompok perlawanan Palestina menuntut pengakhiran serangan mematikan Israel di Gaza sebagai imbalan atas pertukaran sandera dengan Tel Aviv.

Mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Lebih dari 37.350 warga Palestina tewas di Gaza dan lebih dari 85.400 orang lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Kurs
Exit mobile version