Kamis, 20 Juni 2024

Pemkab Mulai Perbaiki Jalan Keling di Jemputrejo Sidoarjo, Rencana Diajukan untuk Dibetonisasi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Petugas dari PU BMSDA Sidoarjo mulai memperbaiki jalan rusak di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Rabu (20/3/2024). Foto: Billy suarasurabaya.net

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mulai memperbaiki ratusan meter jalan rusak di Jalan Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Rabu (20/3/2024).

Sebelumnya, pada Selasa (19/3/2024) malam, ratusan meter jalan rusak tersebut ditanami pohon pisang oleh warga sekitar.

Dalam pantauan suarasurabaya.net di lokasi pada Rabu siang sekitar pukul 11.00 WIB, Satgas Jalan PU BMSDA Sidoarjo telah memulai proses penambalan dan pengaspalan.

Dwi Eko Saptono Kepala PU BMSDA Kabupaten Sidoarjo mengatakan, dari total ruas jalan sepanjang 1.200 meter itu, sepanjang 300 meternya rusak dan akan dinaikan elevasinya.

“Dari hasil tembakan, elevasinya ini akan kami naikkan kurang lebih nanti 20 sentimeter, dengan komposisi 15 sentimeter nanti agregat A. Ditambah lagi nanti yang sentimeter lima kurang lebih agregat B, seperti itu,” jelasnya kepada suarasurabaya.net ketika ditemui dilokasi.

Ia menarget pengerjaan penambalan dan pengaspalan tersebut akan selesai dalam waktu dua hari.

Dwi Eko memastikan bahwa penyebab rusaknya jalan bukan karena proyek galian PDAM pada tahun lalu. Berdasarkan pengecekan, kerusakan ini disebabkan ketinggiannya yang memang paling rendah dari total panjang Jalan Keling yang mencapai 1.200 meter.

“Ketika hujan turun, misalkan ketika ada kondisi yang rendah, air akan tertampung di situ. Lalu waktu itu, ketika sisi kanan-kiri jalan ini belum ada glen (saluran air) yang memadai, akhirnya tergenang lama (dan menyebabkan jalan tergerus),” jelasnya.

Untuk saluran air, menurutnya di wilayah setempat memang sudah ada. Hanya saja tertutup bangunan warga kurang lebih satu merer di masing-masing sisi jalan.

Untuk itu, ke depan pihaknya mengusulkan untuk dilakukan betonisasi di wilayah setempat serta membenahi saluran air supaya lebih baik.

“Kami usulkan untuk bisa dibetonisasi. Sebab sering rusak dan pemeliharaannya satu tahun itu lebih daripada lima tahun,” ungkapnya.

Dia juga meminta maaf kepada warga setempat atas ketidaknyamanan akibat jalan rusak tersebut.

“Kami mohon maaf mungkin dalam proses pemeliharaan jalan ini belum optimal. Namun demikian kami tetap bisa berupaya dengan pelayanan yang baik-baik dan kami harap juga masyarakat sabar serta bisa memahami apa yang kami kerjakan,” tutupnya. (bil/iss)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version