Rabu, 17 Juli 2024

Pemkot Surabaya Mulai Lelang Ratusan Kendaraan Operasional, Ganti Motor Listrik dan Mobil Sewa

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Dokumen - Kendaraan dinas Pemkot Surabaya di Balai Kota. Foto: Diskominfo Kota Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang ratusan kendaraan operasional dinas mulai Juni 2024.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, ini tindak lanjut dari rencana pemkot untuk mendukung elektrifikasi.

“InsyaAllah (ratusan kendaraan yang dilelang) digantikan dengan sewa (mobil), kalau (beli) mobil listrik terlalu tinggi (biayanya) yang kita lakukan (beli kendaraan) listrik itu angkutan umum dan motor (dinas), kita pastikan,” kata Eri, Jumat (14/6/2024).

Wiwiek Widayati Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Surabaya menyebut, ada 887 unit kendaraan operasional yang dilelang, motor dan mobil.

“Nah, sampai dengan hari ini sudah mengidentifikasi kendaraan roda dua sebanyak 875 unit, dan roda empatnya sebanyak 12 unit. Jadi sudah ada 887 unit yang sudah masuk usulan lelang,” kata Wiwiek di ruang kerjanya, Selasa (11/6/2024).

Semua kendaraan, lanjutnya, sudah diusulkan melalui website Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di https://lelang.go.id. 87 di antaranya sudah terjual.

“Sisanya, 778 unit masih dilakukan proses lelang. Jadi kami juga sudah mendapatkan jadwal proses lelang di bulan Juni ini sampai Juli 2024,” ujarnya.

Jadwal lelang terdekat akan dilakukan 24 Juni 2024.

“(Bagi warga yang minat) jadi masuk ke dalam situs mereka di lelang.go.id, itu adalah situs yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Sehingga seluruh masyarakat bisa melihat di situs itu,” tuturnya.

Untuk harga lelang masing-masing kendaraan disesuaikan kondisinya.

“Ada presale terhadap kendaraan-kendaraan yang kami usulkan untuk dijual. Yakni ada di limit terendah dan limit tertinggi, kemudian kami sampaikan ke KPKNL untuk dijual,” terangnya.

Rencananya, proses lelang terbuka itu akan dilakukan sampai akhir tahun 2024 hingga semua kendaraan laku terjual.

“Pasti kami buka sampai akhir tahun, karena proses lelang itu kan begitu kami masukkan ternyata nggak ada peminat, nanti kita akan ulang. Sampai akhir nanti, sampai dengan jumlah unit kami nol,” pungkasnya. (Lta)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Kurs
Exit mobile version