Kamis, 30 Mei 2024

PLN Klaim Sukses Jaga Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Lebaran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas PLN sedang mengecek jaringan kabel listrik. Foto: PLN

PT PLN (Persero) menyebut sejumlah langkah mitigasi dan kesiagaan personel jadi kunci sukses dalam menjaga pasokan listrik selama momen Ramadan dan lebaran.

“Kami bersyukur momen Ramadan dan Idulfitri pada tahun ini dapat dilalui dengan lancar tanpa ada kendala, khususnya dari sektor kelistrikan. Selain karena persiapan yang telah dilakukan, ini juga tak lepas dari kesiapsiagaan lebih dari 81 ribu insan PLN Group di seluruh penjuru tanah air,” ucap Darmawan Prasodjo Direktur Utama PLN dilansir Antara, Minggu (21/4/2024)

PLN menyediakan pasokan listrik selama periode siaga Ramadan dan lebaran terhitung sejak 3 April hingga 19 April 2024. Selama masa siaga tersebut, beban puncak nasional tertinggi mencapai 42.948 megawatt (MW) dengan daya mampu pasok sebesar 52.916 MW.

Sementara, pada lebaran atau Rabu (10/4/2024), beban puncak mencapai 31.212 MW. Beban puncak tersebut tumbuh sebesar 3,53 persen jika dibandingkan dengan Idulfitri tahun sebelumnya.

Tidak hanya pada masa siaga Lebaran, lanjut Darmawan, PLN berkomitmen akan terus menjaga pasokan listrik di masa mendatang.

Adapun, pada masa siaga kelistrikan nasional Ramadan dan lebaran, PLN menyiagakan sekitar 81.000 personel yang bertugas di 2.766 posko di seluruh titik vital kelistrikan dan pusat kegiatan publik di seluruh tanah air.

Para personel tersebut dilengkapi dengan 1.731 unit genset, 735 unit uninteruptible power supply (UPS), 1.206 unit gardu bergerak (UGB), 188 unit kabel bergerak (UKB)/unit kabel dan kubikel bergerak (UKKB), 19 unit trafo mobile, 33 unit emergency restoration system (ERS), 395 unit crane, 3.756 unit mobil operasional, dan 3.318 sepeda motor operasional.

PLN juga sigap mengatasi gangguan kelistrikan akibat bencana alam yang terjadi selama periode tersebut. Kesiapsiagaan personel PLN berhasil membuat suplai listrik kembali normal dengan cepat di setiap lokasi terdampak bencana alam. (ant/azw/saf/ham)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version