Sabtu, 15 Juni 2024

Surabaya Jadi Tuan Rumah Puncak Hari Otonomi Daerah yang Dihadiri Jokowi

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim waktu memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII di Kantor Gubernur, Sabtu (29/4/2023). Foto: Humas Pemprov Jatim

Kota Surabaya akan jadi tuan rumah puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) Kamis (25/4/2024) yang dihadiri Joko Widodo Presiden RI.

Dalam acara nasional yang digelar di Balai Kota Surabaya itu, M Fikser Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya mengatakan, Jokowi akan menyerahkan penghargaan ke sejumlah kepala daerah, yaitu tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

“Beliau (presiden) sekaligus akan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Kepala Daerah yang berprestasi kinerja tertinggi berdasarkan hasil EPPD Tahun 2022 terhadap LPPD Tahun 2021,” kata Fikser, Selasa (23/4/2024).

Dalam rangkaian peringatan Hari Otoda itu, lanjutnya, akan diawali upacara Peringatan Hari Otoda Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya.

“Setelah upacara, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pawai seni budaya dan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Surabaya,” tambahnya.

Selanjutnya, malam apresiasi penyelenggaraan pemerintah daerah (pemda) di Grand City Mall Surabaya.

“Malam apresiasi ini akan diisi dengan pentas budaya dan penyerahan piagam penghargaan oleh Mendagri kepada pemda yang berprestasi kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” paparnya lagi.

Acara itu akan dihadiri gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia, menteri, kepala badan dari kementerian/LPNK khususnya anggota tim nasional EPPD, pejabat Eselon I di Lingkup Kemendagri dan BNPP, pejabat Eselon II di lingkup Sekretariat Jenderal Kemendagri dan Ditjen Otonomi Daerah, serta Forkopimda Jawa Timur dan Kota Surabaya.

Diketahui, peringatan Hari Otoda bertema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”, yang merupakan cerminan pelaksanaan pembangunan di daerah melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi ekonomi hijau. Artinya pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan.

Surabaya dipilih sebagai tuan rumah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 100.2.1-119 Tahun 2023 tanggal 18 April 2023 tentang hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2022 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2021.

Pemkot Surabaya juga telah memiliki berbagai best practices yang diwujudkan dalam inovasi dan program dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan.

Terakhir, Kemendagri memandang Pemkot Surabaya sudah beberapa kali melaksanakan sejumlah agenda nasional maupun internasional. Surabaya dinilai berkembang menjadi kota dagang dan jasa yang mengisyaratkan tersedianya kemudahan dan kecepatan akses. (lta/azw/ham)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version