Rabu, 19 Juni 2024

Potensi Wisata di Jawa Timur Meningkat

Laporan oleh Marmorittarieta Stiltaurantia
Bagikan

Potensi wisata di Jawa Timur dari tahun ke tahun semakin meningkat. Setiap potensi wisata masing-masing kabupaten/kota memiliki karakteristik tersendiri.

HARUN, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Propinsi Jawa Timur, pada Suara Surabaya, Jumat (16/02), menjelaskan, arus kunjungan pada tahun 2005 sekitar 87.271 wisatawan dan di tahun 2006 meningkat menjadi 88.577 wisatawan.

“Arus kunjungan wisatawan ke Jawa Timur terus meningkat, termasuk juga pada wisatawan domestik. Pada tahun 2005 di Bandara Juanda saja jumlahnya mencapai 88 juta lebih wisatawan, dan sampai sekarang terus meningkat,” jelas HARUN.

Perkembangan objek pariwisata dari tahun 2005-2006 juga bertambah banyak. Di Jawa Timur terdapat sekitar 605 obyek wisata. Obyek wisata itu terdiri dari 199 obyek wisata alam, 222 obyek wisata budaya dan 184 obyek wisata minat khusus.

HARUN juga menjelaskan, pemerintah sedang menggalakkan sadar wisata, karena pengembangan wisata tidak bisa dilakukan secara parsial. Dari sisi aminitas pariwisata, seperti hotel kelas berbintang, kelas melati, pondok, pramuwisata, rumah makan di Jawa Timur cukup memadai.

Ditambah potensi pariwisata aksesibilitas satu diantaranya adalah Bandara Juanda. Selain itu, melihat dari aspek pelayanan umum, seperti pertambahan perbankan, telekomunikasi dan sarana perdagangan di kabupaten/kota cukup bagus.

“Dari sisi aminitas dan aksesibilitas yang memadai itu, ditambah dengan lengkapnya pelayanan umum, maka diharapkan masyarakat bisa sadar wisata,” ungkap HARUN.

Dilihat dari letak geografis, Surabaya terletak diantara 2 potensi wisata bagus antara Yogyakarta dan Bali. Jadi, selain lewat Bandara Juanda, wisatawan banyak yang over land dari Bali dan Yogyakarta.

“Wisatawan yang over land dari Bali dan Yogya menuju Jawa Timur juga mengalami peningkatan. Jadi, kita harus terus mengembangkan potensi wisata di Jatim,” ujarnya.

Potensi wisata yang telah dirintis dari tahun 2004 satu diantaranya adalah di Kabupaten Kediri. Dan beberapa desa wisata yang kini makin banyak digemari adalah di Desa Bumiaji Kota Batu, yakni potensi susu sapi segar.

“Desa wisata di Kediri itu ada di Kawah Kelud, pengembangan potensinya antara lain petik laut, penanam gandum, padi, dan sebagainya. Kalau di Batu, potensi yang digemari salah satunya susu,” ungkap HARUN.

HARUN juga menjelaskan bahwa bupati dan walikota di Jawa Timur berupaya dalam mengembangkan potensi wisata dengan menambah dan memperbaiki infrastruktur, bekerja sama dengan stake holder, karena setiap kabupaten kota itu pasti punya karakteristik tersendiri dan wisata di Jatim juga termasuk dalam percepatan pertumbuhan perekonomian.

“Setiap kabupaten/kota pasti memiliki spesifikasi dan taste tersendiri, seperti budaya, agro, shopping, maka diharapkan masyarakat sadar wisata,” ungkapnya.

Teks Foto:
– Gunung Bromo satu diantara obyek wisata andalan di Jatim.
Foto: Dok. suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version