Sabtu, 29 Februari 2020

Deklarasi di Patung Suroboyo, Relawan Meminta Risma Dorong Eri Cahyadi Maju Pilwali

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Relawan Risma melakukan deklarasi di Patung Suroboyo, Minggu (19/1/2020) pagi. Foto: Istimewa

Setelah memasang baliho dan spanduk di kampung-kampung dan beberapa jalan utama di Surabaya, Relawan Risma mendeklarasikan dukungan untuk Eri Cahyadi secara terbuka di Patung Surabaya, Taman Surabaya, Bulak, Kenjeran, Surabaya, Minggu (19/1/2020).

Ratusan warga dari berbagai kampung mendesak Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mendorong Eri Cahyadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya supaya maju sebagai calon wali kota di Pilwali Surabaya 2020.

Mereka membawa poster dan spanduk seperti “Gantikan Risma Itu Mudah, Meneruskan Kebaikannya yang Susah, Kami Percaya Eri Cahyadi Bisa”; “Seng Ketok Moto, Seng Keroso Nyoto, Suroboyo Wes Tambah Ketoto”; “Risma Wes Mari, Saiki Wayahe Eri”; dan spanduk besar dengan tagar “Meneruskan Kebaikan.”

Rudi Cahyono Koordinator Relawan Risma berpendapat, Eri Cahyadi adalah cawali yang “Risma Banget”. “Beliau merepresentasikan nilai-nilai Bu Risma seperti berlatar belakang birokrat, teknokrat, pekerja keras, peduli lingkungan, peduli wong cilik, peduli pemberdayaan kampung. Memahami manajemen teknis tata kota, serta keberpihakan total pada warga,” kata Rudi dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net.

Rudi mengklaim, sepanjang karirnya di Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi punya kontribusi yang nyata dan terukur kepada kota dan warga Surabaya. Salah satunya, Eri aktif turun ke lebih dari 500 kampung memberdayakan warga dengan program Surabaya Smart City, serta kontribusi lainnya saat menjadi Kepala Bappeko maupun Dinas Cipta Karya.

“Bu Risma tak bakal sulit menjadikan Pak Eri sebagai cawali pilihannya. Ke mana-mana selalu didampingi Pak Eri. Kami tahu sendiri bagaimana kinerja Pak Eri dan Bu Risma memang menjadikannya sebagai salah satu birokrat yang sangat beliau percaya,” katanya.

Rudi mengatakan, deklarasi sengaja digelar di Patung Suroboyo karena selain jadi tetenger baru hasil kerja keras Eri Cahyadi dan Risma, patung setinggi 25 meter itu ada di ujung Surabaya.

“Sama seperti saat kami mendukung pencalonan Bu Risma sebagai wali kota dulu dengan gerakan ‘Utara Melangkah’. Sekarang kami di tetenger paling ujung Surabaya mendorong Pak Eri Cahyadi melanjutkan kebaikan yang sudah dibangun Bu Risma,” katanya.

Ada musik patrol yang membuka deklarasi dukungan untuk Eri Cahyadi. Relawan membacakan deklarasi itu berupa parikan Mereka kemudian menggelar tumpengan. Doa dan tumpengan itu digelar untuk mendoakan Eri Cahyadi dan masa depan Kota Surabaya.(tin/den)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Pakal Sumberan Masuk Rumah Warga

Banjir Kandangan

Banjir di kawasan Greges dekat TL Simpang 3 Margomulyo

Genangan di Jln. Kapasari

Surabaya
Sabtu, 29 Februari 2020
28o
Kurs