Rabu, 29 Mei 2024

Ketua DPR Berharap Jenderal Agus Subiyanto Bisa Menjaga Netralitas TNI di Pemilu 2024

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan

Puan Maharani Ketua DPR RI, hari ini, Rabu (22/11/2023), menghadiri upacara pelantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI, di Istana Negara, Jakarta.

Dalam keterangannya usai prosesi pelantikan, Puan kembali menyoroti isu netralitas Prajurit TNI dalam Pemilu 2024.

“Pergantian Panglima TNI kali ini dilakukan jelang pelaksanaan Pemilu 2024. Saya berharap kepemimpinan Jenderal Agus dapat semakin memastikan netralitas TNI, baik pada Pileg maupun Pilpres. Kami percaya Jenderal Agus dapat membawa Prajurit TNI teguh pada tugas dan tanggung jawabnya untuk membantu pengamanan Pemilu tanpa terlibat dalam politik praktis,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Demi terciptanya Pemilu yang damai, jujur dan adil, lanjut Puan, diperlukan sikap netralitas dari seluruh aparat negara, termasuk TNI. Dia berharap Jenderal Agus menjadi sosok yang tepat dan tegas menjaga disiplin prajurit.

“Dengan begitu, cita-cita bersama Pemilu yang gembira, damai, dan adil bisa tercapai. TNI harus membantu terciptanya kondusivitas pelaksanaan Pemilu. Sehingga, tidak muncul ketegangan yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” imbuhnya.

Mantan Menko PMK itu pun menyoroti Posko Pengaduan Netralitas TNI yang digagas Laksamana TNI Yudo Margono Panglima TNI sebelumnya. Puan berharap Jenderal Agus bisa melanjutkan estafet komitmen Pimpinan TNI untuk menjaga pesta demokrasi berjalan kondusif.

“Jenderal Agus harus bisa melanjutkan komitmen Laksamana Yudo, agar tidak ada Anggota TNI yang terlibat dalam eskalasi politik. Dengan adanya posko aduan, kami harap dapat mempermudah Pimpinan TNI untuk memonitor anggotanya,” jelasnya.

Usai Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (21/11/2023), Jenderal Agus Subiyanto sudah menegaskan komitmennya untuk mengawal Prajurit TNI netral dalam Pemilu.

Jenderal Agus juga mengingatkan sanksi disiplin hingga pidana buat Anggota TNI yang terlibat politik praktis.

“Rakyat Indonesia berpegang pada komitmen Jenderal Agus tersebut. Optimalkan posko atau pusat pengaduan netralitas TNI. Sehingga, seluruh prajurit bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya agar pesta demokrasi ini berjalan aman, baik, jujur, adil, dan damai,” ucapnya.

Lebih lanjut, Puan juga menyinggung s
Panitia Kerja (Panja) Netralitas TNI yang dibentuk Komisi I DPR untuk memastikan prajurit bekerja dengan profesional pada Pemilu 2024.

“Panja Netralitas TNI sudah dibuat dan akan dilaksanakan. Dengan adanya pergantian Panglima TNI yang baru, DPR berharap Jenderal Agus dapat memimpin TNI untuk bekerja sama dengan baik pada Panja di DPR itu. Kami harapkan TNI bisa menunjukkan netralitasnya sesuai fungsinya sebagai Tentara Nasional Indonesia. Mari kita jaga supaya tidak terjadi friksi-friksi atau hal-hal yang memecah belah persatuan selama menjalankan pesta demokrasi,” tandasnya.(rid/ipg)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version