ROAD TO ISTANA

Ma'ruf Amin: Sandiaga Tidak Perlu Sungkan Berdebat dengan Kiai

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 19 Februari 2019 | 12:25 WIB
KH Ma'ruf Amin calon wakil presiden (kedua dari kanan), memberikan keterangan terkait persiapan debat dengan Sandiaga Uno, Selasa (19/2/2019), di Jakarta. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - KH Ma'ruf Amin calon wakil presiden nomor urut 01 mengatakan, Sandiaga Uno calon wakil presiden nomor urut 02 tidak perlu sungkan berdebat dengannya, dalam forum debat Pilpres seri ketiga.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu berharap, Sandiaga santai dalam berdebat, dan tetap menjaga sopan santun.

Kiai Ma'ruf juga bilang, sebagai orang yang lebih tua, dia menghormati Sandiaga Uno.

"Yang penting, laksanakan dengan santun dan sopan. Bukan hanya Pak Sandi ke saya, saya juga yang tua ke yang muda harus saling menghormati," kata Ma'ruf Amin, Selasa (19/2/2019), di rumahnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat.


Pernyataan itu merespon pernyataan Sandiaga beberapa hari lalu yang mengaku merasa sungkan, dan tidak mau menyanggah pernyataan ulama dalam forum debat.

Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf mengapresiasi rasa hormat Sandi. Tapi, berdebat dengan ulama bukan berarti tidak menghormati.

Menurut Kiai Ma'ruf, silang pendapat dalam debat bukan ajang untuk merendahkan. Apalagi, dalam debat nanti Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengatur batasannya.

"Kan tanya jawab. Debat kan tidak berarti berantem, tanya jawabnya gimana? Nanti saya ditanya jawabnya gimana? itu kan yang namanya tanya jawab," ucapnya.

Jadi, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu berharap, Sandiaga mau beradu konsep dan pandangan dengannya.

Sekadar diketahui, debat seri ketiga jelang Pilpres 2019 rencananya digelar Minggu (17/3/2019), di Hotel Sultan, Jakarta Selatan.

Tema debat antar calon wakil presiden periode 2019-2024, adalah Pendidikan, Sosial Budaya, Kesehatan, dan Ketenagakerjaan. (rid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.