ROAD TO ISTANA

Data Center BPP Jatim Prabowo-Sandi: Pak Prabowo Punya Data Penunjang Lain

Laporan Denza Perdana | Minggu, 21 April 2019 | 09:30 WIB
Suasana Kantor Data Center BPP Jatim Prabowo-Sandi di Gayungsari Barat, Surabaya, Sabtu (20/4/2019) malam. Di tempat ini, penghitungan real count perolehan suara Prabowo-Sandi yang baru 3-4 persen dilakukan. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Hingga Sabtu (20/4/2019) malam, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Jawa Timur untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, pasangan capres-cawapres 02, masih memproses penghitungan suara dari formulir C1 dari masing-masing TPS.

Reni Widya Lestari Penanggungjawab Data di Data Center BPP Jatim Prabowo-Sandi mengatakan, entri data C1 dari semua saksi di 130 ribu TPS di Jawa Timur masih berlangsung.

"Ini H-Plus 3 berarti, ya, kami sedang mengentri seluruh data C1 di Jawa Timur," katanya ketika ditemui di Kantor BPP Jatim di kawasan Gayungsari Barat, Surabaya.

Proses kalkulasi data C1 yang didapat dari setiap saksi di semua TPS di Jawa Timur ini, dia akui, memang berlangsung sangat lambat. Dia mengklaim, tim data center BPP Jatim Prabowo Sandi sangat menjaga keakuratan data.


"Akurasi benar-benar kami jaga, jangan sampai merugikan masyarakat yang sudah memercayakan suara kepada Prabowo-Sandi. Kami optimis bisa menang di Jatim. Data dari daerah-daerah memosisikan seperti itu (menang, red)," ujarnya.

Sayangnya, Reni enggan menyebutkan berapa prosentase kemenangan Prabowo-Sandi dibandingkan Jokowi-Ma'ruf Amin berdasarkan penghitungan relawan yang tergabung dalam Data Center BPP Jatim.

"Saya tidak mau ngomong prosentase dulu. Karena kami tidak melakukan quick count, kami melakukan real count. Benar-benar dihitung. Sekarang dari 130 ribu TPS di Jawa Timur yang sudah masuk database baru 3-4 persen. Memang lambat sekali," katanya.

Metode entri data yang digunakan tim BPP Jatim Prabowo-Sandi: saksi di masing-masing TPS mengirim foto salinan C1 melalui WhatsApp ke Data Center BPP Jatim. Sementara salinan itu masih dititipkan di Kabupaten/Kota, tersimpan rapi di dalam kontainer box yang diberi label dan disegel.

Saking telitinya pengecekan data-data salinan C1 dari masing-masing TPS itu, Reni mengatakan, bahkan sejumlah data foto salinan C1 yang telah diterima dari saksi sampai belum sempat terunduh.

"3-4 persen ini, sebenarnya semua sudah masuk. Cuman, satu kecamatan belum full, masih berisi sekian kecamatan. Karena proses entrinya satu-satu. Kami akan hitung, Pak Jokowi berapa, Pak Prabowo berapa. Ini kami hitung betul," katanya.

Namun, dia mengklaim, dari sejumlah 3-4 persen data yang sudah terinput di data center, pasangan Prabowo-Sandi masih lebih unggul dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Terutama di beberapa daerah seperti di kawasan Madura dan Tapal Kuda.

"Kami masiih lebih unggul. Madura raya terutama, semangat sekali untuk meng-info. Tapal Kuda juga, itu semua basis kami," kata Reni.

Prabowo Subianto capres 02 dan Amien Rais Ketua Umum PAN sebelumnya mengklami, bahwa hasil penghitungan oleh internal tim masing-masing, sejauh ini Prabowo-Sandi unggul bahkan menang di Jawa Timur? Apakah data ini juga berasal dari data center BPP Jatim?

"Pak Amien Rais dan Pak Prabowo, saya yakin punya data penunjang lain. Barangkali link Pak Prabowo ada di Babinsa atau di tempat lain-lain. Kalau kami memang benar-benar dari saksi yang mengirim C1 ke data center berupa foto dengan WA. Tanggung jawab kami keakuratan data," katanya.(den/ang/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA