ROAD TO ISTANA

BPN Mengutuk Keras Pemalsu C1 yang Cederai Demokrasi Pemilu

Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 22 April 2019 | 20:17 WIB
Andre Rosiade anggota Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Isu beredarnya foto C1 palsu yang diduga untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, dibantah tegas oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Andre Rosiade anggota Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi menyatakan, pihaknya tidak mungkin memiliki kapasitas untuk memalsukan foto C1, pasalnya bukan bagian dari sistem pemerintahan.

"Yang pasti pelaku pemalsuan C1 bukan kita," kata Andre di Media Center Prabowo-Sandi Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Andre menegaskan, BPN Prabowo-Sandi sangat menolak apapun bentuk kecurangan pemilu baik yang menguntungkan maupun merugikan pihaknya. Kecurangan, imbuh Andre, hanya akan merusak jalannya Pemilu dan Pilpres 2019 yang kini tengah jadi sorotan semua pihak.


"Kita mengutuk keras usaha merusak demokrasi dengan pemalsuan C1," tegasnya.

Andre menegaskan, sejak awal Prabowo-Sandi mengajak semua elemen baik penyelenggara pemilu maupun masyarakat untuk melaksanakan dan mengawal Pemilu 2019 berjalan secara jujur dan adil. Hal tersebut, kata dia, untuk mewujudkan jalannya pesta demokrasi yang sehat.

"Kita pun sangat mendukung KPU untuk menjalankan proses penghitungan dengan mematuhi asas kejujuran dan keadilan," kata Andre.(faz/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.