ROAD TO ISTANA

Sandi: Belum Ada Bocoran Isi Surat Wasiat Prabowo

Laporan Agung Hari Baskoro | Rabu, 15 Mei 2019 | 16:48 WIB
Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden nomor urut 02 bertamu ke rumah keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia di Jalan Ngagel Jaya Utara 2 nomor 22, Surabaya. Foto: Baskoro uarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden nomor urut 02 menegaskan, belum ada bocoran yang bisa dibagikan tentang isi surat wasiat Prabowo Subianto Calon Presiden nomor urut 02. Kepada awak media ia mengatakan, pada Selasa (14/5/2019) Prabowo memang mengumpulkan para ahli hukum untuk membahas surat wasiat yang akan dibuatnya.

"Pak Prabowo ingin semua tindakan kita dalam koridor hukum, jalur konstitusi. Jadi sabar aja temen-temen. Nanti akan disampaikan pada saatnya," ujar Sandi ketika menggelar kunjungan ke Surabaya pada Rabu (15/5/2019).

Sebagaimana diketahui, rencana Prabowo membuat surat wasiat tersebut mencuat setelah calon presiden nomor urut 02 tersebut berpidato dalam simposium `Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019` di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Tak hanya itu, Sandi juga berkomentar mengenai pernyataan BPN Prabowo-Sandi yang menyatakan menolak penghitungan suara Pilpres oleh KPU. Sandi menegaskan, Prabowo Subianto menyampaikan, bahwa mereka akan menolak hasil pemilu yang curang.


"Tapi ia (Prabowo, red) masih berbaik sangka, karena masih ada sampai tanggal 22, untuk melakukan revisi, koreksi atas temuan-temuan yang sudah kami sampaikan. Jadi kami berharap teman-teman di KPU, Bawaslu, betul-betul mempertimbangkan harapan masyarakat untuk pemilu yang jujur dan adil," katanya.

Terkait kemungkinan gugatan ke MK pasca pengumuman hasil pemilu oleh KPU pada 22 Mei mendatang, Sandi mengaku pembahasan tim belum sampai ke titik tersebut.

"Kami menunggu hasil dan kita tidak ingin berandai-andai. Kita tidak ingin berhipotesa. Kita menunggu masukan dari para ahli," pungkasnya.(bas/dw/rsti)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.