ROAD TO ISTANA

TKN Resmi Bubar, Jokowi Tegaskan Belum Ada Pembahasan Menambah Partai Koalisi

Laporan Farid Kusuma | Jumat, 26 Juli 2019 | 18:03 WIB
Joko Widodo calon presiden terpilih periode 2019-2024 memberikan keterangan sebelum memulai acara pembubaran TKN, Jumat (26/7/2019), di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pasangan calon presiden pada Pemilu 2019, sore ini, Jumat (26/7/2019), membubarkan diri.

Acara pembubaran tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin itu digelar di sebuah restoran (Seribu Rasa) kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Pantauan suarasurabaya.net di lokasi, Anggota Polri, TNI, dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah melakukan penjagaan dari pukul 14.00 WIB.

Sekitar pukul 15.30 WIB, sejumlah pengurus partai politik Koalisi Indonesia Kerja antara lain Abdul Kadir Karding (PKB), Johnny Plate (Nasdem), Arsul Sani (PPP), Hasto Kristiyanto PDI Perjuangan, Tsamara Amany PSI, sudah hadir.


Para pengurus parpol Koalisi Indonesia Kerja, terlihat kompak memakai kemeja warna putih.

Kemudian, hadir juga beberapa orang tokoh politik senior pendukung Jokowi-Ma'ruf juga seperti Try Sutrisno dan Jusuf Kalla yang tercatat dalam susunan Dewan Pengarah TKN.

Sekitar pukul 16.35 WIB, Ma'ruf Amin calon wakil presiden terpilih periode 2019-2024 tiba di lokasi acara.

Lima belas menit berselang, Jokowi datang. Calon presiden terpilih itu datang bersama Pramono Anung Wibowo politisi PDI Perjuangan, dan Erick Thohir Ketua TKN.

Sebelum masuk ke dalam restoran, Jokowi bilang acara hari ini khusus pembubaran TKN dan Tim Kampanye Daerah (TKD).

Lebih lanjut, Jokowi sampai sekarang belum ada agenda pertemuan membahas wacana penambahan parpol koalisi.

"Sampai saat ini kami belum berbicara mengenai penambahan koalisi. Kami dan partai-partai pendukung belum pernah berkumpul secara khusus berbicara mengenai koalisi. Belum ada pembicaraan penambahan (parpol) koalisi," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/7/2019).

Sampai pukul 17.45 WIB, acara pembubaran TKN masih berlangsung, dan tertutup untuk diliput media massa.

Sebelumnya, Moeldoko Wakil Ketua TKN menjelaskan, yang bubar adalah tim kampanye, bukan Koalisi Indonesia Kerja.

Mantan Panglima TNI itu bilang, koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pemerintahan, baik lewat eksekutif mau pun legislatif.

Moeldoko menambahkan, wacana penambahan anggota Koalisi Indonesia Kerja merupakan hal wajar, karena politik sifatnya dinamis. (rid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.