Senin, 20 Mei 2024

Pentingnya Kontrol Gula Darah setelah Lebaran untuk Cegah Risiko Diabetes

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi mengecek gula darah. Foto: Hello Sehat

Dokter Farid Kurniawan spesialis penyakit dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, mengimbau masyarakat mengontrol gula darah usai Lebaran agar terhindar dari risiko diabetes.

“Tetap harus kendali glikemik (gula darah) supaya tetap sehat. Batasi makanan manis-manis dan berkalori tinggi,” kata Farid seperti dilansir Antara, Sabtu (20/4/2024).

Baik bagi orang yang sehat maupun yang menderita diabetes, Farid mengingatkan untuk mengatur asupan makanan setelah Lebaran, terutama yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Orang sehat, kata Farid, tetap berisiko mengalami hipoglikemia atau hiperglikemia akibat makanan yang tinggi kadar gula.

“Asupan kalori lebih tinggi, asupan gula lebih tinggi, akhirnya gula darahnya juga jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya. Kalau keterusan nanti gula darah semakin tinggi,” ujarnya.

Kadar gula darah bisa dikendalikan dengan mengatur pola makan sehat dan makan sesuai jadwal. Pola makan sehat dapat diatur dengan menerapkan 3J, yaitu jadwal, jumlah dan jenis makanan, yang ditentukan berdasarkan umur, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan aktivitas fisik harian.

Masyarakat disarankan untuk memilih jenis makanan dengan indeks glikemik rendah, seperti konsumsi sayur untuk mencukupi kebutuhan serat.

Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan panduan Kementerian Kesehatan tentang porsi makan, yaitu setiap piring diisi setengah bagian sayuran dan buah, seperempat bagian diisi protein, dan seperempat bagian diisi sumber karbohidrat.

Hal yang tidak kalah penting, latihan fisik dengan berolahraga untuk menjaga keseimbangan asupan kalori yang masuk dan keluar, memperbaiki resistensi insulin, dan mengoptimalkan kendali gula darah.

“Kalau masuk makan berkalori banyak berarti diimbangi dengan aktivitas fisik banyak. Menyempatkan waktu berolahraga hasilnya akan lebih bermanfaat menstabilkan gula darah,” pungkasnya. (ant/ike/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Kurs
Exit mobile version