Kamis, 30 Mei 2024

202 Rumah Terdampak Puting Beliung di Bondowoso, 15 Rusak Berat

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Momen angin puting beliung melanda Desa Walidono dan Desa Cangkring, Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim), Kamis (18/1/2024) sore, yang mengakibatkan 191 rumah warga rusak. Foto: tangkapan layar

Jumlah rumah warga yang terdampak puting beliung di Kecamatan Prajekan, Bondowoso bertambah menjadi 202 unit. Hal ini berdasarkan data terkini Satuan Tugas Komando Penanggulangan Bencana Alam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso sebelumnya menyampaikan bahwa puting beliung yang terjadi pada Kamis (18/1/2024) sore, menerjang Desa Walidono dan Cangkring di Kecamatan Prajekan dan berdampak pada 190 rumah warga.

“Hingga siang ini hasil asesmen petugas di lapangan rumah terdampak angin puting beliung bertambah menjadi 202 rumah,” kata Letkol Arm Suhendra Chipta Komandan Satuan Tugas Komando Penanggulangan Bencana Alam Bondowoso dilansir Antara pada (19/1/2024).

Di antara 202 rumah warga yang terdampak bencana, ada 15 rumah yang rusak berat dan dua rumah yang menjadi rata dengan tanah karena diterjang angin puting beliung.

Selain menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, puting beliung yang terjadi pada Kamis sore mengakibatkan sebelas orang terluka karena tertimpa reruntuhan atap rumah dan kayu yang terbawa pusaran angin.

“Korban luka berat dua orang, sedang dirawat di Puskesmas Prajekan. Selain itu ada empat korban luka sedang dan lima korban lainnya mengalami luka ringan,” kata Letkol Arm Suhendra Chipta yang juga Komandan Distrik Militer 0822/Bondowoso itu.

Ia menyampaikan bahwa personel BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, dan Taruna Siaga Bencana sudah turun membantu warga membersihkan lingkungan permukiman yang terdampak puting beliung.

Petugas BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait lain membantu memasang kembali atap rumah yang masih bisa digunakan dan membersihkan puing-puing atap rumah yang diterjang puting beliung.

“Selain itu, ratusan personel, baik TNI maupun Polri dan pemerintah daerah, disebar ke lokasi terdampak untuk mengevakuasi sejumlah pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan jalan desa,” kata Letkol Arm Suhendra Chipta.

Sementara itu, drg. Lesa Lolita Kepala Puskesmas Prajekan mengatakan bahwa warga yang terdampak puting beliung rata-rata terluka pada bagian kepala, bahu, dan punggung karena tertimpa atap rumah yang terhempas.

“Sampai saat ini dua korban luka berat masih menjalani penanganan medis di puskesmas, sedangkan korban luka sedang dan ringan sudah diizinkan pulang,” katanya. (ant/saf/ham)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version