Kamis, 30 Mei 2024

Paul Munster: Kalah Mental Jadi Alasan Persebaya Takluk atas Bali United

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Paul Munster (kiri) pelatih Persebaya bersama Mikael Tata (kanan) pemain Persebaya saat memberi keterangan dalam after match press conference Persebaya vs Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (24/4/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Paul Munster Pelatih Persebaya mengakui, anak asuhnya kalah mental dengan pemain Bali United dalam pertandingan pekan ke-33, sehingga skuad Bajol Ijo takluk 0-2 di kandang sendiri, pada Rabu (24/4/2024).

“Bagi saya ini soal mental. Pemain mencoba mencetak gol, ada 2 sampai 3 peluang. Tapi sekali lagi, kami tidak bisa mencetak gol. Jadi itu juga soal kualitas pemain,” katanya saat after match press conference di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Paul Munster (tengah) pelatih Persebaya bersama Mikael Tata (kanan) pemain Persebaya dalam sesi after match press conference di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Rabu (24/4/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Selain itu, minimnya peluang yang diciptakan oleh skuad Persebaya juga jadi alasan mengapa tim asal Kota Pahlawan itu harus mengakhiri pertandingan dengan poin hampa.

Persebaya tercatat meciptakan lima kreasi peluang dengan melepaskan total delapan tembakan selama 90 menit. Tetapi, dari seluruh upaya itu hanya satu tembakan yang tepat sasaran atau on target.

“Kami terus mencoba mencetak gol. Kami mencoba terus menekan. Tapi pada akhirnya kami kalah dengan dua gol,” katanya.

Meski demikian, Paul Munster tetap mengapresiasi kinerja anak asuhnya yang telah berusaha menunjukkan permainan terbaik di pertandingan home tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di babak pertama Persebaya juga tampil cukup bagus. Hanya saja, kesalahan di lini tengah yang dengan mudah kehilangan bola dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh pemain Bali United dan berbuah gol.

Atas hasil negatif itu, Persebaya saat ini tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan 39 poin dalam 33 pertandingan.

Tim berjuluk Bajol Ijo itu, saat ini hanya menyisakan satu pertandingan di Liga 1, yakni menghadapi Persik Kediri pada, Minggu (28/4/2024) mendatang.

“Kami sekarang fokus untuk pertandingan berikutnya. Saya akan melakukan perubahan dan ingin meraih hasil baik di laga terakhir,” ucapnya.

Sementara itu, Mikael Tata pemain Persebaya bahwa kesalahan pemain sendiri yang menjadikan Persebaya kalah atas Bali United di kandang sendiri.

Saat ini, kata Tata, dirinya bersama rekan setim akan melakukan perbaikan untuk menatap laga lanjutan lebih baik lagi.

“Sekarang, kami akan fokus pertandingan berikutnya dan saya yakin tim ini bisa,” pungkasnya. (ris/bil/ipg)

Berita Terkait

Kurs
Exit mobile version