Rabu, 8 April 2026

52 Ribu Petugas Dikerahkan untuk Sensus Ekonomi di Jatim

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur (tengah depan) bersama ribuan petugas sensus usai apel persiapan sensus ekonomi di Grahadi, Kamis (28/4/2016). Foto : Taufik suarasurabaya.net

Sebanyak 52.500 petugas akan diterjunkan untuk melakukan sensus ekonomi 2016 di Jawa Timur. Sensus ekonomi kali ini akan dilakukan sebulan penuh dimulai tanggal 1-31 Mei 2016.

“Seluruh keluarga akan didatangi untuk didata,” kata Tegus Pramono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, usai mengikuti apel persiapan sensus yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi, Kamis (28/4/2016).

Teguh mengatakan, setiap rumah yang didatangi, para petugas akan memberikan sebanyak 22 pertanyaan dasar, diantaranya nama, alamat, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, nilai input, dan output perusahaan.

“Sekecil apapun usahanya, misalnya jualan pisang goreng, tetap akan didata. Dalam bahasa statistik, usaha itu adalah setiap kegiatan yang berpotensi utung dan rugi,” ujarnya.

Sedangkan untuk yang tidak memiliki usaha, tetap akan didata untuk melengkapi sensus yang ada.

Teguh Pramono juga mengatakan, hasil sensus kali ini merupakan tahap awal dan tahun depan sensus akan dilanjutkan lebih rinci dan fokus pada para pemilik usaha.

“Kenapa bertahap, agar data bisa segera disusun dan dibaca. Kalau terlalu rinci nanti membaca datanya terlalu lama malah akan tidak berguna,” kata dia.

Sementara itu, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Gubernur Jawa Timur berharap sensus kali ini bisa menghasilkan data yang jujur, akurat dan terpercaya.

“Kami berkepentingan dengan data ini,” kata Gus Ipul. Hasil dari sensus diharapkan mampu memunculkan informasi potret utuh perekonomian, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

Pendataan seluruh sektor usaha diharapkan juga mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha. (fik/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 8 April 2026
26o
Kurs