Warga yang ada di sekitar alun-alun Kota Malang dikagetkan dengan dugaan adanya ancaman bom yang ada di depan Toko Trend.
“Sekitar pukul 21.00 WIB, saya habis belanja dari Ramayana, ada ramai-ramai di depan Toko Trend,” kata Ayu Masayu, warga Jl Teluk Cendrawasih, Arjosari, Malang pada Radio Suara Surabaya, Sabtu (20/2/2016).
Menurut Ayu, beberapa polisi yang ada di sekitar lokasi menginformasikan jika ancaman bom itu berasal dari sebuah bungkusan yang ditaruh di emperan toko. “Banyak yang takut, tapi banyak juga yang nonton,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, jalur di sekitar lokasi langsung ditutup dan dialihkan ke jalur lain.
Sementara itu, pemilik akun Putra Kelud di laman facebook e 100 Suara Surabaya mengabarkan jika AKBP Decki Hendarsono, Kapolresta Malang saat memberikan keterangan pers di sekitar Alun-alun Malang mengatakan jika barang yang diduga bom bukan barang berbahaya, hanya berisi kardus dari karton. (fik)
NOW ON AIR SSFM 100
