Jumat, 3 April 2026

Sidoarjo Rawan Perdagangan Manusia

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan menganggap Sidoarjo jadi rawan perdagangan manusia. Dr MEUTHIA F HATTA Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan usai berdialog dengan pengungsi korban lumpur di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/06), mengatakan aparat yang ada belum menjamin antisipasi kasus perdagangan manusia.

Apalagi dalam situasi msuibah lumpur Lapindo, ribuan orang mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal. Kata MEUTHIA, dalam kesusahan akibat musibah dan bencana bisanya pelaku perdagangan manusia mencari korban dengan mengiming-imingi mereka dengan pekerjaan. Kemudian menjebak dalam perdagangan manusi dengan dilempar dalam praktek pelacuran atau diperdagangkan keluar negeri. Berikut penjelasan MEUTHIA pada RULLY reporter Suara Surabaya, {clip*1}.

EMI SUSANTI Ketua Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo dalam kesempatan yang sama mengatakan dari inventarisasi yang diperoleh, kalangan LSM mengidentifikasi kasus perdagangan manusia di Sidoarjo. Dua kasus sedang didalami dan ditindaklanjuti, apakah jadi kasus yang benar-benar terjadi atau sekadar rumor di kalangan LSM.

Saat ini, pihaknya hanya bisa mempercepat proses korban lumpur mendapatkan rumah kontrak. Hanya masalahnya, yang bertahan di pengungsian Pasar Baru Porong menolak dikontrakan karena belum ada kejelasan ganti rugi 20% sebagai uang muka. (tin/tin)

Bagikan
Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 3 April 2026
29o
Kurs