Kasus penembakan warga Alas Tlogo Grati membuat jalur utama Surabaya-Banyuwangi lumpuh selama 8 jam. Ini disebabkan penutupan jalur Grati Pasuruan oleh warga Alas Tlogo dilakukan mulai pukul 11.00 WIB dengan cara memblokade jalan.
Jalur Grati Pasuruan yang menjadi penghubung utama kendaraan dari Surabaya ke arah Banyuwangi, menurut AKP NOVIAN WIDIANTORO SH Kasatlantas Polres Pasuruan, baru dibuka kembali mendekati pukul 19.00 WIB.
Pada Suara Surabaya, Rabu (30/05), NOVIAN menjelaskan, meski jalan sudah dibuka warga tapi kondisi lalu lintas masih padat. Akibat lumpuhnya jalur Grati Pasuruan selama 8, pengguna jalan mau tidak mau harus mengambil jalur alternatif.
“Sampai pukul 18.00 WIB, jalur Rejoso-Grati-Nguling masih lumpuh. Ekor dari Probolinggo macet sampai perbatasan Probolinggo-Pasuruan. Dari Pasuruan ekor kemacetan hingga Samsung Rejoso,”ujarnya.
Menurut NOVIAN, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas pada sore tadi, seluruh anggota melakukan pengaturan di jalan-jalan desa. Misalnya, dari Pasuruan ke Probolinggo dilewatkan ke Warung Dowo-Ranggeh-Winongan lalu masuk simpang tiga Banyu Biru-Pasar Kriwung. Jalur tersebut bisa menembus simpang tiga Poslantas Nguling.
Bagi pengguna jalan yang terlanjur masuk ke Rejoso, kata NOVIAN, anggota menyarankan pengguna jalan mengambil Pasar Ngopak ke kanan simpang 3 Banyu Biru. “Memang jalannya kecil dan sempit dan mereka harus antri dan hati-hati. Sampai sore tadi warga masih memblokir jalan dengan duduk-duduk di tengah jalan simpang 3 Sumber Waru dan Nguling,”tukasnya. (tin)
Teks foto :
– Jalur Grati Pasuruan yang merupakan penghubung utama bagi kendaraan dari Surabaya ke arah Banyuwangi diblokade warga. Akibatnya jalur sempat lumpuh selama 8 jam
Foto : EDDY suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100
