Proyek pembangunan jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang menelan dana lebih dari Rp3,5 triliun diproyeksi selesai pada Desember 2008. Ini dikatakan IMAM UTOMO Gubernur Jawa Timur saat meninjau pelaksanaan proyek pembangunan jembatan Suramadu dari atas kapal Sea Safari Cruise 8, Selasa (13/02).
Kunjungan IMAM UTOMO ke bentang tengah ini disertai pula oleh FUU SHUI GEN Konjen China.
Sampai dengan Sabtu (10/02) lalu, proyek bentang tengah yang dikerjakan oleh konsorsium China telah menyelesaikan main bridge sebanyak 112 casing bore pilar dan 99 buah pondasi beton yang nilainya US$13 juta atau 28,3 % dari kontrak perjanjian. Sedangkan approach bridge, telah diselesaikan 282 buah casing bore pile dan 26 buah pondasi beton senilai US$13 juta atau 24,2 % dari kontrak perjanjian.
LU GUAN NAN Project Manager China Consortium mengatakan seluruh pondasi main bridge yang dikerjakan pihaknya akan selesai 10 Maret 2007 sedangkan bagian menara serta organ baja pada bagian atas akan selesai Desember 2007 ini.
Meskipun terkendala beberapa masalah, Gubernur Jatim yakin proyek ini akan rampung pada akhir 2008. Sejumlah masalah yang hingga kini masih dihadapi adalah soal pembebasan lahan.
Untuk jalan pendekat sisi Madura, pembebasan lahan sudah menyelesaikan 96,5% dari target. Ini berbeda dengan jalan pendekat sisi Surabaya yang hanya mampu menyelesaikan sekitar 80% dari targetnya.
Terkait masalah pembebasan lahan ini, IMAM mengaku sudah mendesak Walikota Surabaya dan Bupati Bangkalan. Ia memberi
YUSID TOYIB Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Departemen Pekerjaan Umum menjelaskan sulitnya menyelesaikan masalah pembebasan lahan di sisi Surabayakarena para pemilik tanah mematok harga tanah di atas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).
Teks Foto :
1. Bentang tengah jembatan Suramadu dilihat dari udara.
2. IMAM UTOMO saat meninjau bentang tengah jembatan Suramadu yang digarap oleh konsorsium China.
Foto & repro : EDDY suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100
