Jumat, 2 Januari 2026

Terus Digoyang, ARB Belum Cukup Aman

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Dengan dalih elektabilitas Aburizal Bakrie (ARB) tetap rendah, muncul pemikiran di kalangan kader Partai Golkar untuk mengevaluasi ARB sebagai bakal calon presiden.

Sekiranya elektabilitas ARB kalah dengan capres lain, ada kader yang menghendaki, ARB diganti dengan kader lain yang tidak punya masalah.

Kasus lumpur Lapindo yang sampai sekarang belum beres, dikhawatirkan menjadi sandungan bagi ARB, terutama di Jawa Timur yang jumlah pemilihannya terbesar nomor dua setelah Jawa Barat.

Akbar Tanjung mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar mengatakan masih belum terlambat mengevaluasi pencalonan ARB.

Sekiranya elektabilitas ARB jauh dibawah capres lain, dan tidak menunjukkan perkembangan, apa salahnya kalau diganti kader lain yang jempolan. “Yang penting menang, tidak kalah terus,” kata Akbar Tanjung.

Menanggapi upaya pendongkelan tersebut, ARB menjelaskan ada yang salah dan kebablasan menterjemahkan dievaluasi.

Dievaluasi yang diusulkan kader Golkar tidak berarti harus diikuti dengan mengganti capres, kata ARB yang Selasa (18/3/2014) siang berkampanye di Bekasi Timur.

Fachri Ali pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpendapat, kalau persoalan intenal Golkar tidak segera diselesaian, nasib Golkar pada Pilpres 2004 dan 2009 akan terulang.

Kader Golkar lebih suka mendukung capres yang diusung partai lain daripada memenangkan capres Partai Polkar. “Awalnya pro dan kontra seperti sekarang ini,” kata Fachri Ali.(jos/ipg)

Teks Foto:
– Aburizal Bakrie (ARB).
Foto: Dok. suarasurabaya.net

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
25o
Kurs