Donor Darah Itu Sehat, Donor Darah Sebagai Life Style. Kalimat ini terpampang pada sebuah banner besar di depan Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Cabang Kabupaten Lumajang. Dan, di halaman sudah tampak ramai antrian warga yang akan menyumbangkan tetesan darahnya bagi kemanusiaan dalam aksi donor darah massal yang digelar, Sabtu (14/6/2014).
Kegiatan ini sengaja diselenggarakan menjelang Bulan Ramadhan. Tidak hanya itu saja, staf UDD PMI melalui pengeras suara juga mempersilahkan masyarakat yang lewat di lokasi donor di Jl. Imam Sujai, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Kota Lumajang yang ada di pertigaan dekat Jl. Alun-Alun Selatan ini, untuk ikut menyumbangkan darahnya.
Undangan tersebut cukup mengena, karena tidak sedikit yang kemudian berhenti untuk mendonorkan darahnya. Tampak aparat Polres Lumajang, unsure TNI dari Kodim 0821, sejumlah karyawan swasta di antaranya dari BRI, Guru, maupun dari instansi lainnya. Bahkan, sejumlah ibu rumah-tangga yang tidak sengaja melintas juga menyempatkan berhenti untuk mendonorkan darahnya.
Antrian pendonor ini pun dilayani dengan ramah oleh staf UDD PMI. Ada yang dilayani donor di Bus Donor yang diparkir di halaman, sebagian besar lainnya dilayani di ruang donor di dalam Kantor layanan UDD. Menariknya, seusai menyumbangkan darahnya, pendonor mendapatkan door prize yang sengaja dipersiapkan UDD PMI sebagai cendera mata.
Nurhadi Santoso Wakil Sekretaris PMI Cabang Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM mengatakan, kegiatan donor darah massal ini, selain diselenggarakan menjelang Bulan Ramadhan juga memperingati Hari Palang Merah Sedunia, sejak pkl 07.30 sampai pukul 16.00. Dalam kegiatan ini, PMI Cabang Lumajang juga sengaja mengambil tema Donor Darah Itu Sehat dan Donor Darah Sebagai Life Style (Gaya Hidup, red).
“Ya donor darah itu memang sehat dan menyehatkan. Dimana, darah juga perlu sirkulasi setelah lama menopang metabolisme tubuh kita. Secara prinsip, idealnya pendonor bisa menyumbangkan darahnya 4 kali dalam setahun untuk pria dan 3 kali untuk wanita karena ada saat menstruasi, termasuk larangan ketika hamil,” katanya.
Dikatakan sebagai sirlukasi, dijelaskan Nurhadi Santoso, karena tubuh manusia secara rutin memproduksi darah baru untuk menggantikan darah lama yang telah tertumpuk penyakit. Dan, darah lama inilah yang didonorkan untuk digantikan dengan darah baru.
“Sehingga, tubuh menjadi lebih bugar. Keuntungan lainnya, melalui donor darah bisa mendeteksi penyakit yang ada di tubuh kita. Karena darah donor diperiksa secara teliti dan diketahui penyakit apa saja yang terbawa darah hasil donor tersebut. Bisa dikethaui apakah darah kita sehat, karena dicek IMLTD (Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah) diantaranya hepatitis, sifilis, hepatitis B dan C. Sehingga, pendonor bisa mengetahui dan mendeteksi dini penyakitnya,” paparnya.
Meski, diakui oleh Nurhadi Santoso, muncul stigma di masyarakat, terutama yang awam, bahwa donor darah kan membuat tubuh menjadi lemas. “Memang lemas awalnya, namun tidak lama akan bugar dan bahka lebih bugar lagi karena sirkulasi darah digantikan dengan darah yang baru,” urainya.
Dengan jaminan bahwa melalui donor darah akan menjadikan tubuh lebih bugar inilah, PMI Cabang Kabupaten Lumajang terus mendorong aksi donor darah sebagai life style. “Tentunya, life style atau gaya hidup sehat,” demikian pungkas Nurhadi Santoso seraya menambahkan melalui kegiatan donor darah massal ini ditargetkan menghimpun 100 kantong darah lebih.
Sementara itu, Arifin (55), staf BRI Cabang Lumajang yang ikut mendonorkan darahnya di UDD PMI dalam kesempatan mengatakan, tema donor darah itu sehat dan bisa menjadi gaya hidup dinilainya benar.
“Saya sudah 25 kali mendonorkan darah. Selama mendonorkan darah, tubuh saya menjadi lebih bugar. Ini bukan isapan jempol, coba saja sendiri. Memang kalau awal-awal takut lihat jarum dan lainnya. Tapi kalau sudah biasa, mka akan menjadi rutinitas dan sebagai gaya hidup tersendiri karena kita ingin tubuh lebih sehat dan bugar lagi,” demikian papar Arifin. (her/ipg)
Teks Foto :
– Kegiatan donor darah massal menjelang Bulan Ramadhan dan memperingati Hari Palang Merah Internasional di UDD PMI Cabang Kabupaten Lumajang.
Foto : Sentral FM
NOW ON AIR SSFM 100
