Moment pelantikan pengurus RT/RW di Kota Solo disinyalir jadi kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Dugaan ini muncul karena FX Hadi Rudiatmo, Walikota Solo mendorong pengurus RT/RW agar mendukung Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang, di sejumlah acara pelantikan.
Dari laporan Agustian, Radio Meta Solo dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Sabtu (14/6/2014), Sri Sumanta, Ketua Panitia Pengawas pemilu (Panwaslu) Solo mengatakan, ajakan memilih Calon Presiden (Capres) tertentu dalam acara seperti pelantikan RT/RW merupakan kampanye terlarang .
Menurut Sumanta, kegiatan ini semestinya menjadi forum netral karena dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot), rencananya Panwaslu akan segera mengklarifikasi Wali Kota soal dugaan kampanye terselubung ini dan jika terbukti maka Panwaslu akan mengirimkan surat teguran.(nin/fik)
NOW ON AIR SSFM 100
