Jumat, 2 Januari 2026

Piala Adipura ke-10 dan SLHD Dikirab

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Keberhasilan Kabupaten Lumajang mempertahankan Adipura ke-10 kalinya sebagai kota sedang dengan predikat bersih tingkat nasional mengundang kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Pisang ini. Apalagi, lambing supremasi bidang kebersihan yang diperebutkan berbagai daerah di seluruh Indonesia ini telah dipertahankan selama 9 kali berturut-turut.

Kebanggaan inilah yang kemudian diwujudkan dalam bentuk kirab bersama Piala Adipura Kencana dan penghargaan SLHD (Status Lingkungan Hidup Daerah) yang diterima Kabupaten Lumajang dengan menyusuri rute di kawasan Kota Lumajang, Jumat (20/6/2014).

DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang bersama Drs H As’at Malik, Mag Wakil Bupati berkesempatan mempertunjukkan penghargaan yang baru-baru ini diserahkan oleh Wapres RI Budiono di Jakarta kepada warganya. Dengan menumpang mobil bak terbuka, Bupati Masdar dan Wabup As’at Malik membawa Piala Adipura Kencana dan penghargaan SLHD.

Di belakangnya, turut mengikuti dr Buntaran Supriyanto Sekda bersama jajaran Asisten Pemkab Lumajang dan Ir Nurul Huda Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tak ketinggalan, kirab ini diikuti juga ribuan staf Pemkab Lumajang yang gowes (bersepeda santai, red) bareng. Ikut pula rombongan pasukan oranye dengan gerobak sampahnya.

Dari pantauan Sentral FM, kirab ini digelar pukul 05.30, yang ditandai dengan do’a bersama. Bupati, Wabup, para pejabat Pemkab Lumajang dan staf yang berseragam olahraga kemudian naik ke kendaraan yang telah disediakan di Jl. Alun-Alun Utara depan Kantor Pemkab Lumajang sebagai lokasi pelepasan kirab.

Selanjutnya, iring-iringan kirab yang disambut ribuan warga Lumajang ini menyusuri rute yang telah ditentukan. Di antaranya melewati Jl. Kyai Ilyas, Jl.Kyai Muksin, Jl. Dr Soetomo, Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Gajah MAda, Jl. Ahmad Yani, Jl. PB Sudirman dan kembali lagi ke depan Kantor Pemkab Lumajang di JL. Alun-Alun Utara.

Drs Eddy Hozainy Kabag Humas Pemkab Lumajang mengatakan, kirab ini digelar untuk memacu masyarakat agar lebih meningkatkan budaya hidup bersih. “Tujuannya, agar masyarakat ikut bangga dengan kerja keras mereka selama ini dalam mewujudkan Lumajang sebagai daerah yang bersih. Karena penghargaan ini milik bersama. Diharapkan juga di tahun-tahun berikutnya, penghargaan yang sama bisa tetap dipertahankan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Eddy Hozainy juga mengungkapkan, saat ini Kabupaten Lumajang akan kehadiran Tim Penilai Pusat untuk Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Dimana, Kabupaten Lumajang berupaya keras untuk mempertahankan penghargaan tersebut, sebagai daerah yang tertib dan disiplin berlalu-lintas bagi masyarakatnya.

“Jadi, titel Lumajang tidak hanya kota bersih saja. Namun juga kota yang masyarakatnya tertib dan disiplin berlalu-lintas. Karena Piala WTN untuk bidang kelalu-lintasan tingkat nasional tengah kita pertahankan. Kami berharap, masyarakat tidak hanya menjadikan bersih sebagai gaya hidup, tapi tertib dan disiplin berlalu-lintas juga harus diwujudkan. Terutama, bagi masyarakat yang parkir di zona larangan di sepanjang pusat kota,” pungkas Eddy Hozainy. (her/ipg)

Teks Foto :
– DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang bersama Drs H As’at Malik, Mag Wakil Bupati mengikuti kirab Piala Adipura dan SLHD yang diikuti gowes bareng ribuan staf Pemkab Lumajang.
Foto : Sentral FM

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
25o
Kurs