Jumat, 2 Januari 2026

Stok Pangan Lumajang Dipastikan Cukup Sampai Akhir Tahun

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Stok pangan di Kabupaten Lumajang dijamin aman. Tidak hanya selama ramadhan dan lebaran saja, namun stok pangan bagi masyarakat dijamin tercukupi sampai akhir tahun mendatang.

“Terutama yang menyangkut 7 jenis komoditas sembako stretegis yang paling dibutuhkan masyarakat diantaranya, beras, jagung, gula, daging sapi, bawang merah dan cbai merah. Dari laporan yang disampaikan, kita menekankan bagaimana upaya untuk langkah pencapaian swasembada terhadap 7 komoditas srtretgis tersebut,” kata Ir Khairil Diany Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang ketika dikonfirmasi Sentral FM.

Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Perkebunan dan lainnya sudah melakukan beberapa upaya misalnya untuk padi, telah dilakukan upaya peningkatan produksi.

Untuk Lumajang targetnya yang ditetapkan akan tercapai. Dari target 400 ribu ton lebih, saat ini tercapai 200 ribu ton. Diharapkan bisa tercapai sampai akhir tahun. Hanya untuk kedelai saja yang dilaporkan minus. Hal ini disebabkan defisit karena masih memasok kebutuhan dari lua.

Karena dari kuota permintaan untuk konsumsi dan industri jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan stok yang diproduksi petani Kabupaten Lumajang sendiri.

“Khusus untuk komoditi kedelai, diharapkan Dinas Pertanian bisa mendorong petani untuk memanfatkan lahan-lahan dibawah tegakan. Karena banyak lahan yang saat ini dimanfaatkan untuk budidaya tebu dan sengon. “Untuk lahan sengon. Di bawahnya bisa digunakan untuk membudidayakan kedelai,” urainya.

Untuk mengembalikan pola bahwa petani bisa membudidayakan kedelai lagi, lanjut Khairil Diany, Pemkab Lumajang dalam Rakor Dewan Ketahanan Pangan juga memutuskan akan memberikan subsidi dalam bentuk bantuan stimulan. Bantuan ini dalam bentuk intensif berupa pupuk, bibit dan lainnya.

Sementara itu, untuk komoditas bawang merah, wilayah Kabupaten Lumajang yang merupakan daerah bukan penghasil, selama ini tetap menggantungkan dari luar daerah. Lain lagi dengan cabai merah, yang banyak dibudidayakan yang saat ini juga dinilai mampu mencukupi permintaan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama Khairil Diany memaparkan, untuk komoditas lainnya seperti daging sapi, dijamin akan memenuhi kebutuhan. Dimana, komoditas daging sapi ditargetkan akan mencapai produktivitas 175 ribu ton setahun.

“Saat ini menurut Sensus masih pada kisaran 164 ribu ton saja. Namun masih ada waktu setengah tahun untuk mencapai target itu. Apalagi melalui Inseminasi Buatan (IB), maka dalam sekali proses dalam diperoleh 30 ribu ton sesuai jumlah populasi ternaknya,” ujar dia.

Terkait ramadahan Kepala Kantor Ketahanan Pangan mengungkapkan, ketersediaan kebutuhan sembako di masyarakat dijamin tetap aman. Untuk stok beras, Bulog menyampaikan cukup sampai 9 bulan mendatang. “Sedangkan Disperindag juga telah melaksanakan operasi pasar dan mendatang akan menggelar Pasar Murah Ramadhan untuk menekan lajut kenaikan harga dan menekan laju inflasi,” pungkas dia. (her/dwi)

Teks Foto :
– Ir Khairil Diany Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
30o
Kurs