Jumat, 2 Januari 2026
Drs Martono : “Tingkat Kehadiran setiap Pemilu Selalu 100 Persen”

Pilpres, Lapas Lumajang Liburkan Aktivitas Jenguk Napi dari Keluarga

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Pengelola Lapas Kelas 2B Lumajang yang terletak di Jl. Alun-Alun Timur tersebut telah menetapkan, bahwa pada waktu pemungutan suara mendatang, seluruh aktivitas jenguk dari keluarga untuk narapidana yang menghuni rumah tahanan negara di Lumajang akan diliburkan sementara.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada seluruh penghuni Lapas dan keluarga agar dapat lebih berkonsentrasi dalam Pilpres. Dimana, saat itu kegiatan di Lapas akan terkonsentrasi dengan pelaksanaan pemungutan suara untuk memilih calon pemimpin Bangsa ini,” kata Drs Martono Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas 2B Lumajang ketika dikonfirmasi Sentral FM, Kamis (3/7/2014).

Terkait pelaksanaan Pemilu selama ini di Lapas, ia menambahkan bahwa tingkat kehadiran warga binaan sangat optimal. Hal itu dibuktikan dari pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu yang dinilai sangat baik.

“Tingkat kehadiran Pileg lalu mencapai 100 persen. Seluruh warga binaan yang memiliki hak pilih semuanya hadir dan menggunakan hak pilihnya. Namun sayangnya ada beberapa surat suara yang dinyatakan tidak sah karena tidak dicoblos sama sekali,” paparnya.

Untuk mengantisipasi hal itu terulang lagi, lanjut dia, dibutuhkan sosialisasi dari penyelenggara Pemilu untuk memberikan pemahaman dan penjelasan agar warga binaan mengetahui hak dan pentingnya suara mereka untuk masa depan bangsa.

Menyangkut sosialisasi, KPU Kabupaten Lumajang juga telah melakukan sosialisasi yang bertujuan untuk menekan angka golput yang selama ini cenderung meningkat. Penghuni Lapas Kelas 2B Lumajang yang berjumlah 345 warga binaan juga telah mendapatkan kesempatan sosialisasi dari KPU.

Sosialisasi bagi warga binaan ini dilakukan karena sebagai pemilih khusus, mereka kurang mendapatkan informasi. Dalam sosialisasi tersebut, KPU memberikan contoh surat suara yang akan dicoblos pada 9 Juli 2014. Selain itu dijelaskan tata cara pencoblosan.

Setelah sosialisasi, lanjut dia, pihaknya memberikan instruksi kepada warga binaan untuk hadir dan menggunakan hak pilihnya. Sebab memilih pemimpin merupakan kewajiban setiap warga Negara.

Sementara itu menjelang Pilpres, KPU Lumajang saat ini telah menjadwalkan distribusi logistik kepada penyelenggara di bawah mulai tingkat PPK hingga PPS dan TPS. Tahapan pemungutan suara Pilpres yang tersisa 7 hari lagi, KPU Lumajang menyelesaikan tahap pengesetan logistik dan akan melaksanakan proses distribusi saja.

“Ini masih tahap pengesetan dan pengepakan saja. Setelah ini, logistik akan didistribusikan. Paling lambat Senin depan. Termasuk tinggal menunggu penggatian surat suara yang rusak untuk dilakukan pengepakan juga,” pungkas dia. (her/dwi)

Teks Foto :
– Lapas Kelas 2B Lumajang.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
32o
Kurs