Jumat, 2 Januari 2026

Sehari Jelang Coblosan, KPU Lumajang Gelar Deklarasi Pilpres Damai

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

KPU Kabupaten Lumajang, Selasa (8/7/2014), mengelar Deklarasi Pelaksanaan Pemilihgan Presiden (Pilpres) Damai dan Berintegritas sehari menjelang tahap pungut dan hitung suara. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor KPU Jl. Veteran, Kecamatan Kota Lumajang ini, hadir dua perwakilan Tim Pemenangan Capres-Cawapres, Panwaslu, perwakilan Polres dan Kodim 0821 Lumajang.

Dari pantauan Sentral FM, Deklarasi Damai ini diselenggarakan secara sederhana tanpa kegiatan seremonial yang padat. Dimana, para perwakilan mulai datang pukul 10.00, dan selanjutnya kegiatan dilaksanakan dengan pembacaan isi deklarasi.

Setelah itu, dilanjutkan dengan penandatanganan berkas deklarasi yang diikuti satu-persatu perwakilan yang hadir. Termasuk juga, penandatanganan baliho deklarasi damai yang telah disiapkan KPU Kabupaten Lumajang.

M Ridhol Mudjib Komisioner KPU Kabupaten Lumajang mengatakan, hari ini pihaknya sengaja menggelar Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas dengan tujuan agar dalam pelaksanaan tahap pugut dan hitung suara besok, Rabu (9/7/2014), bisa berlangsung kondusif, lancar dan damai, tanpa ada kendala yang berarti.

“Harapan kami, dimulai dari Lumajang ini maka pelaksanaan Pilpres secara nasional bisa berlangsung damai dan beritegritas sesuai harapan bersama,” katanya. Selain itu, M Ridhol Mudjib juga menyampaikan, dalam pelaksanaan tahap pungut dan hitung suara besok, KPU Kabupaten Lumajang akan melakukan pemantauan dengan dibagi 5 zona yang menyesuaikan dapil seperti dalam Pileg lalu.

“Dalam pemantauan itu, kami akan dibantu teman-teman Sekretariat KPU. Secara umum, kita sudah mempersiapan secara matang pelaksanaan Pilpres besok. Mulai dari bintek terhadap teman-teman pelaksanaan di bawah, mulai PPK, PPS, sampai KPPS. Agar dalam pelaksanaannya minim masalah,” paparnya.

Masalah yang dimaksud, diantaranya adlaah potensi terjadinya kesalahan hitung dalam tahap rekapitulasi perhitungan suara mulai di TPS, PPS, PPK hingga nanti di KPU Kabupaten Lumajang. “Ada panduan, bahwa pelaksanaan tidak salah menaruh angka. Itu telah diperbaiki kembali, agar rekapitulasi perhitungan suara sesuai urutan dan dilakukan dengan cermat,” tuturnya.

Dan yang ditekankan KPU Kabupaten Lumajang, masih kata M Ridhol Mudjib, bahwa pelaksanaan perhitungan suara yang banyak menuai persoalan mengacu pelaksanaan Pileg lalu, maka diinstruksikan harus dilaksanakan di TPS. Tidak diperbolehkan KPPS melakukan rekap suara di rumah, Blai Desa atau di luar TPS.

“Hal ini sesuai aturan untuk meminimalisir pelanggaran. Terkecuali kalau ada bencana alam yang merupakan pengecualian. Selain itu, maka pemungutan dan perhitungan suara harus dilakukan di TPS,” jlentrehnya.

Dalam kesempatan yang sama, M Ridhol Mudjib juga menambahkan, untuk pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara Pilpres besok, KPU Kabupaten Lumajang memastikan bahwa 1.762 TPS yang tersebar di 205 Desa/Kelurahan di seluruh Kabupaten Lumajang akan siap dipergunakan.

“Saat ini, petugas KPPS yang jumlahnya 7 orang di setiap TPS sudah mulai mendirikan TPS. Yang jelas, besok sudah siap digunakan. Termasuk juga, untuk TPS keliling di seluruh Rumah Sakit yang sifatkan mobile dan fleksibel. Untuk di Lapas Kelas 2B Lumajang dan Tahanan Polres Lumajang, nantinya akan dijadikan satu pencoblosannya di TPS Khusus Lapas. Pemilih difabel juga sudah siap dengan kesiapan template di masing-masing TPS,” demikian pungkas M Ridhol Mudjib. (her/ipg)

Teks Foto :
– Penandatanganan Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas yang digelar KPU Kabupaten Lumajang dengan mengundang perwakilan Panwaslu, Polres, Kodim 0821 dan dua tim pemenangan pasangan Capres-Cawapres.
Foto : Sentral FM

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
32o
Kurs