Jumat, 2 Januari 2026

Polres Lumajang Kerahkan 429 Personel Amankan Lebaran

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Pengamanan lebaran yang digelar jajaran Polres Lumajang dalam kegiatan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2014 mengerahkan personel sebanyak 2/3 kekuatan yang terdiri dari 429 personel.

Tidak hanya jajaran Polres Lumajang, aparat pengamanan gabungan turut dilibatkan. Diantaranya, dari jajaran TNI, Kodim 0821 Lumajang, Yonif 527 Lumajang, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Tim Sar Kabupaten dan BPBD Kabupaten Lumajang.

AKBP Singgamata Kapolres Lumajang mengatakan, nantinya seluruh personil akan bergabung di Pos Keamanan yang disiapkan di tujuh Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lebaran Tahun 2014 di Kabupaten Lumajang. Utamanya, yang berada di wilayah utara melalui jalur black spot area di sepanjang jalur dari Kecamatan Ranuyoso menuju ke wilayah Jatiroto.

“Di sana akan ditempatkan Satu Pos Pengamanan di Pasar Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso. Kemudian di pos pelayanan Terminal Minak Koncar Lumajang dan Pos Pengamanan di wilayah Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung serta di Pos Pengamanan Pasar Baru akan diterapkan prosedur pengamanan yang sama,” kata dia.

Sementara itu, untuk ketentuan kendaraan besar berupa angkutan berat berupa truk saat ini telah diputuskan pemerintah akan dihentikan operasionalnya pada H-7 lebaran. “Ini khusus untuk angkutan material pasir Semeru. Selain itu, angkutan berat dengan muatan berbeda. Akan dihentikan H-4 lebaran sampai H+7 lebaran mendatang,” ujar dia.

Dihentikannya operasionalisasi kendaraan angkutan berat sebelum lebaran tersebut, dilakukan dengan pertimbangan jika tidak beroperasi maka penyebab terjadinya kemacetan bisa dikurangi.

“Juga itu termasuk penyebab kecelakaan lalu litas karena operasionalnya jalan pelan. Orang menyalip tidak cukup ruang sehingga terjadi tabrakan jadi ini bisa kita minimalisasi atau menganalisa dan evaluasi yang tahun lalu. Saat ini kita semakin memperkuat pengamanan di jalur-jalur yang rawan kriminalitas yang kususnya malam hari itu gelap situasinya sepanjang Ranuyoso kemudian Banyuputih Lor makanya personel kita tambahkan,” paparnya.

Kata AKBP Singgamata, dalam dua pekan terakhir pihaknya bisa menangkap 9 pelaku jadi bisa meminimalisasi ditempatkan bersenjata. Akan tetapi, penggunaan hak penembakan itu sebagai langkah terakhir dari tim khusus yang dibekali persenjataan khusus pula.

Apalagi saat ini menjelang lebaran pihaknyai menempatkan senjata laras panjang di Pos Pengamanan. Jadi dari awal sudah melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat.

“Kami tegaskan kepada mereka bahwa itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ya memang kembali lagi dalam hati, kalau mau dipertegas mau dilangsung kita melakukan penegakan hukum, masyarakat juga terlalu resah, jadi kita melakukan upaya-upaya secara humanis,” pungkas dia.

Sementara itu, dalam kegiatan apel siaga pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat dilaksanakan dengan dihadiri ratusan personil pengamanan. Tidak hanya dari jajaran Polres Lumajang saja, namun ada dari unsure TNI, PNS, staf Satpol PP dan pelajar, termasuk dari Pramuka.

Drs H As’at Malik, Mag Wabup yang membacakan sambutan dari Kapolri Jendral Polisi Sutarman menyampaikan, bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat yang bersamaan denagn pelaksanaan kegiatan pengamanan Pilpres menemui kendala tersendiri.

“Hanya saja, kendala itu tidak bersifat teknis dan hanya berkutat pada pelaksanaan regulasi pengamanan wilayah saja. Semuanya telah kita bagi dan jelaskan bagaimana protap pengamanannya,” pungkas dia. (her/dwi)

Teks Foto :
– AKBP Singgamata Kapolres Lumajang bersama Drs H As’at Malik, Mag Wabup, DPRD H Agus Wicaksono, Ssos Ketua DPRD dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) lainnya memeriksa kesiapan personel pengamanan lebaran dan menyematkan tanda pelaksanaan Operasi Ketupat 2014 di Alun-Alun Kabupaten.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
27o
Kurs