Kamis, 1 Januari 2026
Deklarasi Bersama Cegah Gerakan Radikal Berbau Agama

Tolak ISIS, MUI Lumajang Segera Kumpulkan Forpimda

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Gerakan ISIS (Islamic States of Iraq and Syiria) atau Negara Islam Iraq dan Suriah yang saat ini menggejala di Indonesia, termasuk dimungkinkan berkembang di Kabupaten Lumajang menjadi perhatian serius jajaran MUI (Majelis Ulama Indonesia). Dimana, gerakan perlawanan radikal yang diduga mengatasnamakan agama dengan cara kekerasan ini telah ditetapkan sebagai ideologi yang diharamkan.

Selanjutnya, jajaran MUI akan melakukan pertemuan dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) serta berbagai ormas keagamaan untuk mendeklarasikan penolakan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat akan faham yang dianggap membahayakan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indoensia) ini.

Sarwadi, SH. MH Sekretaris MUI Kabupaten Lumajang ketika dikonfirmasi Sentral FM, Senin (11/8/2014), mengatakan bahwa untuk menyikapi mulai merambahnya gerakan pengikut ISIS di berbagai wilayah Indonesia, tidak terkecuali diduga juga merebak di Kabupaten Lumajang ini, pihaknya terus melakukan koordinasi secara hirarkhis baik ke MUI Provinsi Jatim maupun MUI Pusat.

“Kemarin, MUI Pusat sudah mengeluarkan fakta haram atas kegiatan gerakan ISIS ini. Tentunya, secara hirarkhis kami di MUI Kabupaten Lumajang akan menindaklanjutinya. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pertemuan lintas instansi untuk membahas masalah ini,” kata Sarwadi.

Instansi yang akan dihadirkan dalam kegiatan koordinasi yang dijadwalkan digelar Rabu mendatang, diantaranya Pemkab Lumajang, instansi yang menjadi leading sektor kamtibmas dan politik seperti Bakesbangpol Linmas, Polres Lumajang dan Kodim 0821 Lumajang.

“Pertemuan dalam kaitan rapat koordinasi ini akan kita gelar Rabu depan.Dalam rakor ini akan dibahas juga apa langkah selanjutnya untuk menangkal gerakan ISIS ini agar tidak sampai masuk ke Lumajang. Termasuk, kami juga akan mengagendakan deklarasi menolak kegiatan ISIS di Kabupaten Lumajang yang melibatkan instansi dasn ormas keagamaan yang ada,” papar Sarwadi.

Tidak hanya itu saja, saat ini MUI Kabupaten Lumajang melalui jjaaran dibawahnya juga melakukan pemantauan terhadap kegiatan gerakan ISIS yang dimungkinkan bisa masuk ke wilayah Kota Pisang ini. “Namun dari pemantauan jajaran MUI hingga ke bawah, indikasi ini tidak ada. Artinya di Lumajang sementara ini kami menyatakan bebas dari gerakan ISIS,” urainya.

Akan tetapi, jika ada informasi terkait keberadaan gerakan ISIS di Kabupaten Lumajang melalui ormas Keagamaan lainnya, MUI juga berharap untuk diteruskan kepada pihaknya, untuk kemudian bisa disikapi dengan tindaklanjut yang cepat. “Kalau informasi itu disampaikan melalui Ormas lain, ya kami harap bisa diteruskan kepada MUI untuk penanganan lebih komprehensif,” jlentrehnya.

Jika kemudian, lanjut Sarwadi, kegiatan gerakan ISIS itu diduga ada di Lumajang yang melakukan kegiatan yang menyerempet kegiatan yang berbau pidana, maka hal itu menjadi ranah aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Lumajang untuk menanganinya. “Kalau masalah pidana, itu menjadi tugas polisi,” tukasnya.

Yang jelas, masih kata Sarwadi, MUI mengimbau kepada masyarakat untuk ikut memantau seluruh gejala dan kemungkinan adanya gerakan pengikut ISIS di wilayah Kabupaten Lumajang. “Kalau ada indikasi dan gejala munculnya gerakan ISIS ini, masyarakat bisa melaporkan kepada MUI dan kami akan menangani dengan instansi terkait, termasuk dengan aparat penegak hukum,” demikian pungkas Sarwadi. (her/ipg)

Teks Foto :
– Sarwadi, SH. MH Sekretaris MUI Kabupaten Lumajang.
Foto : Sentral FM

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Kamis, 1 Januari 2026
27o
Kurs