Pemerintah Kabupaten Lumajang terus perluas budidaya pisang kirana. Perluasan dilakukan dengan memanfaatkan alih lahan para petani dari menanam tebu dan albasia ke tanaman pisang mas kirana.
“Semula yang telah beralih menanam sengon atau albasia dan tebu, kini mereka sudah kembali menanam pisang lagi,” kata Paiman, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Sabtu (23/6/2014).
Perluasan budidaya ini, kata Paiman, difokuskan di kawasan Agropolitan Bromo Tengger Semeru. Selain itu, juga di Kecamatan Senduro, Pasrujambe dan Gucialit.
“Dengan begitu, maka nantinya akan terjadi pertambahan luasan lahan seiring dengan kenaikan harga komoditinya. Kecamatan yang bisa didorong mengembangkan budidaya pisang mas kirana ini, adalah di Randuagung, Kedungjajang, Candipuro dan Pronojiwo,” kata dia.
Khusus di wilayah Pronojiwo, Paiman mengatakan ekspansi budidaya pisang mas kirana dipastikan tidak akan mempengaruhi lahan budidaya salak yang menjadi komoditi unggulan di wilayah Kecamatan tersebut. “Karena, lahan untuk budidaya pisang ini akan dikembangkan di luar lahan budidaya salak,” kata dia. (her/fik)
Teks Foto :
-Potret Pisang Mas Kirana hasil budidaya di Kabupaten Lumajang.
Foto : Sentral FM.
NOW ON AIR SSFM 100
