Minggu, 25 Januari 2026

PDIP Akui Turunnya Kepercayaan Publik pada Jokowi

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Pramono Anung, mantan Sekjen PDI Perjuangan mengatakan, menurunnya kepercayaan publik pada Jokowi Presiden, harus diakui.

Beberapa lembaga survei, menyebut menurunnya kepercayaan publik pada Jokowi Presiden cukup signifikan, sampai pada level 61 persen. Hal ini merupakan salah satu akibat dari buruknya kinerja kabinet Jokowi-JK.

Kata Pramono Anung, ada beberapa kementerian yang belum bisa bekerja maksimal atau asal bapak senang (ABS). Bahkan ada yang belum tahu apa yang harus dikerjakan, salah satunya Menko Kemaritiman.

“Ada yang selalu membuat keputusan kontroversi seperti di Kementerian ESDM; Menkumham; Menteri Kehutanan, Lingkungan Hidup; Menteri BUMN dan Seskab yang tidak jelasnya, dia ngurusi kabinet apa juru bicara presiden,” kata politisi PDIP.

Meskipun persoalan ini ada di pelupuk mata, bagi PDIP sebuah dilema, tidak bisa berbuat banyak, hanya presiden yang berhak mengangkat dan memberhentikan menteri kemudian menggantinya dengan orang lain.

“Masyarakat ada yang beranggapan, nasib menteri Jokowi, tergantung Megawati Ketua Umum PDI Perjuangan. Tapi faktaya tidak seperti itu. Tapi di saat kinerja kabinet Jokowi-JK buruk, PDIP yang dicaci maki,” kata Pramono Anung.

Efendi Ghazali, pengamat dan pakar komunikasi politik, mengatakan yang dialami kabinet Jokowi-JK, sebuah konsekuensi dari politik transaksional.

Jokowi mengangkat menteri tidak berdasarkan kemampuan dan profesionalisme, tapi berdasarkan partai.(jos/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 25 Januari 2026
28o
Kurs