Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur perkirakan jumlah pemudik yang akan menggunakan angkutan umum di Jawa Timur pada lebaran tahun ini akan meningkat hingga 5,3 persen dibanding jumlah pemudik tahun lalu.
Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur mengatakan, jika tahun lalu jumlah pemudik di Jawa Timur sebanyak 7,156 juta maka tahun ini jumlah itu akan meningkat hingga 7,530 juta pemudik.
“Rata-rata kenaikan di antara moda sekitar lima persen sedangkan untuk kenaikan paling tinggi di angkutan penyeberangan sebanyak 7,7 persen,” ujar Wahid, Senin (29/6/2015).
Dari catatan Dinas Perhubungan, angkutan jalan yang melalui 14 terminal utama di Jawa Timur masih akan mendominasi dengan total pemudik akan mencapai 4,378 juta pemudik. Angka ini meningkat lima persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 4,170 juta.
Sedangkan untuk angkutan kereta api jumlah pemudik diperkirakan akan mencapai 754 ribu pemudik atau meningkat lima persen diabandingkan tahun lalu yang hanya 718 ribu pemudik.
Sementara ngkutan penyeberangan antar pulau yang dilayani PT ASDP diperkirakan akan meningkat sekitar 7,7 persen atau mencapai 1,325 juta pemudik, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1,230 juta pemudik.
Untuk penyeberangan ini, rute yang dilayani adalah Ketapang-Gilimanuk; lantas Ujung-Kamal; dan Paciran-Bawean.
“Untuk angkutan laut tahun ini juga akan terjadi kenaikan sekitar lima persen atau mencapai 194 ribu pemudik dibandingkan tahun lalu yang hanya 184 ribu pemudik,” kata dia.
Sedangkan angkutan udara diperkirakan akan naik sekitar tiga persen atau dengan total pemudik diperkirakan akan mencapai sebanyak 877 ribu orang dibandingkan tahun lalu yang hanya 851 ribu pemudik.
Sementara itu untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pemudik, dinas perhubungan juga telah menambah jumlah armada baik itu untuk angkutan darat, laut dan udara.
Untuk angkutan darat, sebanyak 5600 bus, dan ditambah 500 bus cadangan juga telah disiapkan. Sedangkan untuk kareta api juga telah disiapkan enam rangkaian kereta api tambahan. Sementara untuk angkutan udara juga telah disiapkan sebanyak 425 penerbangan ekstra. (fik/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
