Rabu, 22 Juli 2026

Starbucks Tutup Toko Online di AS

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Barista Starbucks. Foto: Business Insider

Starbucks menutup situs e-commerce mereka di Amerika Serikat (AS) untuk mendorong lebih banyak pendatang di toko mereka.

Sejak Minggu (1/10/2017), pembeli di toko online store.starbucks.com diarahkan untuk membuat sebuah akun online. Akun itu untuk mengambil pesanan di toko Starbucks setempat.

“Kami tidak bisa menjamin ketersediaan produk apa pun di toko, namun kami tahu kalian akan menemukan banyak pilihan yang bisa dinikmati,” kata perusahaan tersebut, dikutip Antara dari AFP.

Langkah tersebut diambil di tengah pukulan industri akibat kebangkitan e-commerce menekan sebagian besar toko retailer dan mengancam ratusan mal di seluruh AS.

Sebagian besar retailer menciptakan penjualan langsung ke konsumen, sebuah strategi yang juga diambil sejumlah brand seperti Nike yang menekankan penjualan di e-commerce karena outlet distribusi tradisional mengalami kesulitan bertahan.

Starbucks telah menyatakan berkomitmen untuk memperkuat keterlibatan mereka secara digital dengan konsumen ditengah “guncangan” bagi retalier, kata CEO Kevin Johnson pada Juli lalu.

Tetapi, kata Johnson, kerja sama komersial dengan perusahaan digital lebih menguntungkan dalam beberapa hal.

Produk Starbucks masih akan tersedia di toko online lainnya, seperti Amazon, menurut analis di Morningstar, R.J. Hottovy.

Menurut Hottovy, Starbucks sepertinya memahami lebih baik fokus mengembangkan toko daripada bisnis online mereka serta bekerja sama dengan platform online lainnya.(ant/iss/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
26o
Kurs