Meimura aktor, sutradara dan pemain Ludruk, Selasa (23/6/2020) masih terus memperjuangkan Ludruk. Di tengah pandemi Covid-19, ketika berbagai sektor kehidupan terpuruk, pun juga jagad seni pertunjukan, Meimura tetap konsisten untuk terus berjuang dengan mementaskan Ludruk. Meskipun memilih monolog dalam penyampaian dialog dan memainkan 2 sosok bersamaan, Besut dan Rusmini, Meimura berharap pertunjukan secara daring ini juga tetap memberikan semangat bagi siapa saja termasuk milenial untuk mengenali Ludruk lalu mau melestarikannya. “Miris kalau Ludruk hilang di kota tempatnya dilahirkan,” ujar Meimura sembari mempersiapkan pementasannya secara daring dalam lakon Ritus Travesty dengan episode Woro-Woro. Dibalik penampilannya secara daring itu, ternyata Meimura mempersiapkan sendiri, dengan peralatan seadanya. Satu diantara persiapan itu adalah mencoba pencahayaan dengan lampu senter serta memfokuskan pada kamera dan kamera handphone. Ini satu diantara ekspresi Meimura saat mencoba cahaya senter dengan kostum sebagai Besut. Foto: Totok suarasurabaya.net
Potret Kelana Kota
Pertunjukan Ludruk Daring
Bagikan
Potret Terkini
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:28 WIB




